Suara.com - Alamat email dan kata sandi Anda akan terungkap di beberapa titik, mengingat jumlah pelanggaran keamanan yang terjadi setiap bulan. Tetapi satu peneliti keamanan telah mengungkapkan kebocoran data dan disebut dengan 'Collection #1'.
Secara total, 773 juta alamat email dan 21 juta kata sandi masuk dalam paket 12.000 file dengan ukuran total 87GB. Tampaknya, kumpulan informasi dari pelanggaran besar sebelumnya semua dimuat ke satu tempat.
Kumpulan informasi tersebut tersimpan dalam layanan file hosting bernama MEGA sampai mereka ditemukan oleh Troy Hunt, yang bekerja untuk membersihkan sedikit kekacauan.
Meskipun beberapa kombinasi email atau kata sandi yang sudah diperbarui sudah suram, tapi kemungkinan informasi yang ada di sana berkembang luas.
"Untungnya, hanya kata sandi yang tidak lagi digunakan, tetapi saya masih cemas bahwa banyak orang yang membaca ini akan ketika saya melihatnya muncul lagi," tulis Hunt dalam posting blog.
Hunt mengunggah data ke situs Sudahkah Saya Telah Dipenuhi? yang memungkinkan orang melihat apakah mereka telah menjadi korban. Hal yang perlu dilakukan adalah memeriksa apakah Anda telah menjadi korban adalah dengan pergi ke situs dan memasukkan alamat email Anda. Anda akan diberi tahu kapan dan bagaimana data Anda diretas.
Tidak perlu dikatakan, peretasan data akan terus terjadi dan cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengubah kata sandi Anda secara teratur. Jaga agar serumit yang Anda bisa.
Ed Macnair, CEO CensorNet, mengatakan bahwa menyusul peretasan data, merupakan hal biasa menemukan detail hasil curian dijual di internet karena ini adalah bisnis yang sangat menguntungkan.
Pencurian Kredensial menjadi penyebab utama dari peretasan data selama beberapa tahun dan orang-orang tampaknya masih tidak mau mengambil tindakan dan memberlakukan langkah-langkah untuk memastikan akun mereka cenderung tidak diretas.
Baca Juga: Google Sanggah Tuduhan Pencurian Data Privasi di iPhone
Tidak pernah bosan mengingatkan Anda untuk gunakan kata sandi unik untuk berbagai akun. Waspadalah! [Metro]
Berita Terkait
-
Komplotan Hacker Asal Cina Tipu Bos Perusahaan Italia Rp 258 Miliar
-
Peretas Ini Ungkap Apa Saja yang Dilihat di Kamera Keamanan Anda
-
Trik Hindari Kebocoran Data Saat Liburan
-
Hacker Ancam Bakal Bocorkan Aksi Pecinta Film Porno Lewat Powerpoint
-
Waspada! Hacker Bisa Ciptakan Ingatan Palsu di Otak Manusia
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc
-
2 Tablet Oppo Terbaru Segera Rilis, Fitur Mewah dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
RedMagic 11s Pro Lolos Sertifikasi, Calon HP Gaming Gahar dengan Chipset Kencang
-
5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian