Suara.com - Google baru saja memperbarui salah satu layanannya, Google Maps. Kini, peta digital tersebut bisa dipakai untuk memprediksi waktu kedatangan.
Fitur tersebut sedang dalam tahap uji coba, di mana nantinya pengguna dapat mengatur waktu keberangkatan dan kedatangan. Sayangnya, mode baru ini dikhususkan hanya untuk mode navigasi mobil.
Kabarnya, fitur ini baru diuji untuk Android versi 10.8.0, meski begitu fitur tersebut sudah ada di Google Maps versi dekstop untuk semua mode navigasi.
Fitur terbaru Google Maps tersebut memungkinkan pengguna dapat memperkirakan rute yang harus ditempuh hanya dengan estimasi kedatangan saja, dengan begitu maka akan muncul saran jam berapa pengguna harus pergi dari titik awal. Hal tersebut juga berlaku pada sebaliknya, jika pengguna mengatur waktu keberangkatan saja, maka yang muncul adalah estimasi waktu yang akan ditempuh pengguna.
Tak hanya waktu keberangkatan dan kedatangan, pengguna pun dapat mengatur tanggal kepergian.
Dilansir dari Android Police, jika fitur ini resmi dirilis maka pengguna dapat menemukannya di bagian menu yang berada di pojok kanan atas pada tampilan Google Maps. Nantinya, akan muncul pilihan "Set depart and arrive time" untuk mengatur jam keberangkatan dan kedatangan dari lokasi awal menuju lokasi tujuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi
-
Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman