Suara.com - Twitter dilaporkan tengah menyiapkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan dari Tweet. Fitur tersebut pertama kali ditemukan oleh Jane Manchun Wong lewat akun Twitternya @wongjane pada 28 Februari lalu.
Meskipun tidak akan menyembunyikan balasan secara permanen, tetapi dengan fitur tersebut pengguna dapat mengontrol percakapan yang mereka buat di dalam platform.
"Orang-orang yang memulai percakapan menarik di Twitter benar-benar penting bagi kami dan kami ingin memberdayakan mereka untuk membuat percakapan yang mereka mulai sesehat mungkin dengan memberi mereka kontrol lebih. Kami telah melihat orang-orang berusaha menjaga percakapan mereka agar tetap sehat dengan menggunakan fitur blokir, mute, dan laporan, tetapi alat-alat tersebut tidak selalu dapat mengatasi masalah," ucap Michelle Yasmeen Haq, manajer produk senior di perusahaan yang mendiskusikan fitur ini secara publik di akun Twitter pribadi.
Nantinya, pengguna akan melihat fitur ini di dalam ikon "bagikan" yang akan menampilkan opsi "sembunyikan tweet" untuk menyembunyikan balasan dari seseorang. Pengguna lain masih bisa melihat balasan tersebut dengan mengkilik namun tidak secara otomatis.
Fitur ini juga bisa menjadi tolak ukur ketika seorang pengguna tidak menyukai konten yang berada di Tweetnya. Dengan kata lain, ketika menggunakan fitur tersebut pengguna dapat mengirim sinyal secara tidak langsung kepada pengguna lain bahwa percakapan tersebut telah melenceng atau tidak sehat.
Meskipun pihak Twitter tidak memberikan informasi lebih lanjut kapan fitur tersebut akan diluncurkan secara publik, namun diprediksi fitur tersebut dapat membantu pengguna untuk melawan konten yang bersifat toxic, sama seperti YouTube yang memberikan fitur untuk menonaktifkan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga
-
Investor Asing Serok Saham Perbankan, BBRI Paling Banyak
-
Berapa Lama Batas Maksimal Simpan Nasi di Rice Cooker? Awas Jangan Asal Hangatkan!
-
Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On