Suara.com - Google merayakan hari ulang tahun Olga Ladyzhenskaya yang ke-97 tahun lewat doodle yang muncul pada halaman awal pencarian. Olga Ladyzhenskaya merupakan seorang matematikawan Rusia dan Uni Soviet. Ia dikenal karena karyanya pada persamaan diferensial parsial dan dinamika fluida.
Doodle Olga Ladyzhenskaya sendiri bernuansa kuning pekat dengan simbol matematika mengenai persamaan diferensial parsial di bawahnya. Bentuk Google Doodle Olga Ladyzhenskaya berbentuk elips untuk memberikan penghormatan kepada karyanya yang melibatkan persamaan eliptik linear dan kuadearin. Pada bagian tengah doodle, Google juga menggambar wajah Olga Ladyzhenskaya bergaya animasi.
Kecintaan Olga Ladyzhenskaya terhadap matematika sendiri didapat dari ayahnya yang seorang ahli matematika. Sayangnya, ketika Olga Ladyzhenskaya baru berusia 15 tahun, ayahnya dipenjara dan dieksekusi oleh otoritas Soviet yang menuduhnya sebagai musuh negara. Keluarganya kemudian bertahan hidup dengan menjual pakaian, sepatu, dan sabun.
Setelah bertahun-tahun mengajar matematika untuk siswa SMP, Olga Ladyzhenskaya akhirnya mendapat kesempatan untuk kuliah di Universitas Negeri Moskow, setelah ditolak Universitas Negeri Leningrad karena nama keluarganya. Di Universitas Negeri Moskow, ia belajar di bawah bimbingan ahli matematika terkenal Ivan Petrovsky. Olga Ladyzhenskaya memperoleh gelar PhD dan diangkat menjadi kepala Laboratorium Fisika Matematika di Institut Matematika Steklov.
Olga Ladyzhenskaya telah menulis lebih dari 250 makalah, meskipun yang paling terkenal dari karyanya adalah metode dalam menyelesaikan persamaan diferensial parsial. Ia telah menjadi anggota Mathematical Society St. Petersburg sejak 1959.
Olga Ladyzhenskaya diakui oleh banyak lembaga internasional dan dianugerahi Medali Emas Lomonosov oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia pada tahun 2002 atas kontribusinya bagi dunia matematika. Olga Ladyzhenskaya meninggal di usia 81 tahun pada 12 Januari 2004 di St. Petersburg, Rusia.
Tak hanya di Indonesia, Google doodle Olga Ladyzhenskaya juga muncul di Rusia, Amerika Serikat, Meksiko, Honduras, Guatemala, Nicaragua, Dominican Republic, Venezuela, Kolombia, Ekuador, Panama, Peru, Bolivia, Chile, Paraguay, Argentina, New Zealand, Australia, Vietnam, India, Bulgaria, Serbia, Kroasia, Inggris, Irlandia, Iceland, dan Swedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc