Suara.com - Menurut laporan yang didapat The Wall Street Journal, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Jerman untuk menghentikan rencana menggunakan perangkat Huawei. Jika tidak, mereka akan kehilangan akses ke sejumlah intelijen Amerika Serikat.
Seperti diketahui, Huawei sendiri menerima tuduhan spionase dari Amerika Serikat atas perangkat yang mereka gunakan. Perusahaan asal China itu telah berulang kali membantah dan belum ada bukti kuat untuk membuktikan tuduhan tersebut.
Meski begitu, para pejabat Amerika Serikat tetap tidak yakin dengan perangkat yang dimiliki Huawei. Presiden Donald Trump sendiri juga telah mendesak para sekutu untuk mengakhiri hubungan mereka dengan Huawei, tetapi Jerman tampaknya belum memberlakukan larangan tersebut di negaranya.
Dilansir dari The Verge melalui The Wall Street Journal, surat yang dilayangkan duta besar Amerika Serikat untuk Jerman berisi peringatan bahwa Amerika Serikat akan berhenti berbagi beberapa rahasia jika Jerman masih bekerja sama dengan Huawei untuk membangun infrastruktur jaringan 5G. Dalam surat tersebut tertulis bahwa keamanan jaringan tidak dapat dikelola secara efektif oleh audit peralatan atau perangkat lunak.
Di Amerika Serikat sendiri, perlawanan atas Huawei terus meningkat. Beberapa tuduhan dilayangkan kepada perusahaan China itu, namun Huawei telah membatah melakukan kesalahan. Pada pekan lalu, Huawei menaikkan gugatannya lebih tinggi kepada Amerika Serikat dengan alasan bahwa larangan peralatannya di pemerintah tidak konstitusional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D