Suara.com - Huawei Mate 20 series baru memecahkan rekor penjualan Huawei Mate series dan P series sebelumnya dengan meraih angka penjualan lebih dari 10 juta unit hanya dalam waktu 4,5 bulan.
Flagship keluaran Huawei tersebut diketahui sangat diterima di pasar terlebih di daerah Eropa barat, Timur Tengah, dan Asia Pasifik. Pencapaian tonggak bersejarah ini sendiri dilaporkan oleh CEO bisnis konsumen Huawei, Yu Chengdong, melalui akun Weibo miliknya.
"Dalam empat setengah bulan, pengiriman Huawei Mate 20 series pecah 10 juta unit! Terima kasih atas dukungan, pujian, dan pengakuan dari konsumen global, serta perhatian yang diberikan oleh semua orang. Disarankan bahwa akan ada lebih banyak terobosan pada 2019 dan saya berharap dapat berbagi dengan kalian akan kegembiraan kemajuan teknologi!" ucap Chengdong dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya pada Desember lalu, Huawei mengumumkan bahwa pengiriman smartphone global perusahaannya telah melampaui angka 200 juta unit. Dengan begitu, pangsa pasar Huawei kini telah meningkat 66 kali lebih besar daripada pasar Huawei 8 tahun yang lalu. Sementara itu akhir tahun 2018, Huawei melaporkan bahwa pihaknya telah mengirimkan Mate 20 series sebanyak 5 juta unit.
Dilansir dari Gizmochina, pada bulan Januari 2019 Huawei mengumumkan bahwa pengiriman Mate 20 series meningkat menjadi 7,5 juta unit.
Diketahui dari data Counterpoint, pada kuartal IV tahun 2018 Huawei berhasil meraih peringkat ketiga pengiriman smartphone global dengan pangsa pasar 15 persen. Meski begitu, angka tersebut dikalahkan dengan angka pasar Samsung dan Apple yang masing-masing sebesar 18 persen dan 17 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman