Suara.com - Sebuah kerangka dinosaurus T-Rex (Tyrannosaurus Rex) yang ditemukan hampir 30 tahun lalu telah dinobatkan sebagai T-Rex terbesar di dunia. Pengukuran kerangka tersebut dilakukan oleh ahli paleontologi sekaligus pemimpin penelitian tersebut yang bernama Scott Persons dari University of Alberta.
Fosil yang disebut Scotty tersebut sebelumnya dikenal sebagai spesimen RSM P2523.8. Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal The Anatomical Record pada 21 Maret lalu, mengkonfirmasi bahwa dinosaurus ini lebih besar dari perkiraan para ilmuwan sebelumnya.
Scotty sendiri ditemukan di dekat Eastend, Saskatchewan, Kanada bagian barat pada tahun 1991. Ilmuwan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk benar-benar mengangkatnya ke atas karena fosil tersebut tertimbum di dalam batu pasir yang padat seperti semen.
Pada tahun 1994, Scotty secara resmi dapat diteliti dan dipamerkan ke publik. Kini para ilmuwan berhasil memulihkan sekitar 65 persen bagian tubuh dari spesimen.
"Studi sekarang ini adalah yang pertama menawarkan pengukuran kerangka yang terperinci dan akurat, termasuk analisis komparatif dengan T-Rex yang lain," ucap Persons, seperti yang dikutip dari Gizmochina.
Tulang Scotty memiliki berat 19.555 pon atau 8.870 kilogram dan menjadikannya sebagai raja T-Rex terbesar yang pernah diketahui manusia. Dengan panjang 13 meter, Scotty mungkin bukan T-Rex tertinggi atau terpanjang yang pernah hidup, namun fosil tersebut sangat besar mengingat massa tubuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan