Suara.com - Amerika Serikat (AS) mengatakan siap mengirim astronotnya kembali ke bulan dalam lima tahun ke depan. Pernyataan ini menyulut jawaban dari tantangan dari China yang berencana siap menapakkan kaki di bulan.
Pemerintah AS melalui wakil presiden Mike Pence dalam pertemuan Dewan Antariksa Nasional di Alabama menyatakan, siap menggunakan berbagai cara yang diperlukan untuk kembali ke bulan lebih dulu dari China.
"Kita berada dalam perlombaan ruang angkasa hari ini, sama seperti kita di tahun 1960-an," katanya.
Lompatan raksasa berikutnya adalah mengembalikan astronot Amerika ke bulan dalam lima tahun ke depan dengan cara apa pun yang diperlukan dan untuk membangun permukiman permanen di bulan dan bersiap menempatkan astronot Amerika di Mars.
AS menerbangkan enam misi berawak ke bulan antara 1969 dan 1972 setelah persaingan lama dengan Uni Soviet. Sementara NASA memiliki rencana untuk meluncurkan misi berawak lain pada tahun 2028, diyakini timeline telah dipindahkan karena meningkatnya kemampuan Rusia dan China. Keduanya telah mendarat di pesawat ruang angkasa tak berawak di bulan.
Tidak sedikit dana yang disiapkan untuk pengembalian astronot ke bulan. Tetapi beberapa pihak berspekulasi, rencana ini juga bisa berfungsi sebagai proyek utama bagi Presiden Trump untuk terpilih kembali tahun depan.
"Jika NASA tidak dapat menempatkan astronot di bulan pada tahun 2024, kita perlu mengubah organisasi, bukan misi," tegas Pence.
Dia mengatakan, badan antariksa AS harus bertransformasi menjadi organisasi yang lebih ramping, lebih bertanggung jawab, dan lebih gesit, dan harus mengadopsi 'pendekatan semua-tangan-di-dek'. Administrator NASA Jim Bridenstine meyakinkan Pence bahwa NASA akan melakukan segala yang mungkin untuk memenuhi tenggat waktu. Namun, beberapa ahli dari luar skeptis terhadap timeline baru.
Jonathan McDowell, dari pusat astrofisika Harvard-Smithsonian di Cambridge, Massachusetts, menyampaikan penasarannya jika rencana ini terwujud.
Baca Juga: Sebanyak 17 Spesies Hiu Terancam Menuju Kepunahan
Dia mencatat bahwa pendarat bulan masih perlu dirancang, dibangun, dan diuji.
"Itu adalah tantangan sulit pada skala waktu lima tahun bahkan tanpa pertikaian anggaran politik," katanya.
Musim panas ini menandai peringatan 50 tahun pendaratan di bulan berawak pertama. Sejak astronot Apollo terakhir berjalan di bulan pada tahun 1972, tidak ada negara yang melakukan upaya serius untuk mengirim manusia kembali ke permukaan bulan.
Selama beberapa dekade, NASA telah mengalihkan fokus bolak-balik dari bulan ke Mars. Baru-baru ini, mantan presiden Barack Obama menargetkan Mars sebagai tujuan besar astronot berikutnya, sementara penggantinya di Gedung Putih, Donald Trump, lebih menyukai bulan.
Untuk mendapatkan astronot di bulan pada tahun 2024, Bridenstine mengatakan, megarocket baru badan antariksa akan dibutuhkan tetapi pengembangan dan kecepatannya harus lebih cepat. Dua minggu lalu, ia mengatakan, NASA mempertimbangkan untuk menggunakan roket pribadi sebagai gantinya untuk meluncurkan kapsul Orion baru di sekitar bulan tanpa awak pada penerbangan uji tahun depan.
Hanya butuh delapan tahun bagi NASA untuk menyelesaikan segalanya untuk menempatkan astronot di bulan pada bulan Juli 1969. Pence mengatakan, keterlambatan SLS dan pembengkakan biaya mengarah ke target pada tahun 2028, hampir dua dekade setelah program SLS dimulai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor
-
Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan
-
iPhone Air Melejit! Penjualan Hampir 2x iPhone 16 Plus
-
29 Kode Redeem FC Mobile 24 Maret 2026: Jawaban Cerita Bangsa Hari Ini dan Klaim Pemain Gratis
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Honor 600 Pro Bocor! Desain Mirip iPhone 17 Pro, Baterai 9000mAh Jadi Sorotan
-
Terpopuler: Harga HP Samsung 2026 Mulai Rp1 Jutaan, Fitur Cerdas untuk Gen Z di Redmi 15
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo