Suara.com - Facebook mengumumkan beberapa pembaruan yang dirancang untuk mengurangi jangkauan konten berbahaya dan berita palsu di dalam platformnya. Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah group. Facebook mengatakan bagi group yang berulang kali berbagi berita palsu, sekarang akan mendapatkan jangkauan ke lebih sedikit orang di News Feed.
Tak hanya itu, beberapa fitur di WhatsApp yang berfungsi untuk mengurangi kesalahan informasi sekarang juga hadir ke Messenger. Facebook mengatakan sudah mulai menghadirkan fitur tersebut untuk memberi tahu pengguna ketika pesan telah diteruskan kepada mereka serta "tombol konteks" sehingga pengguna dapat mencari lebih detail tentang informasi yang telah mereka kirim.
Facebook juga membuat beberapa perubahan seputar fast-cheching stories. Associated Press sekarang akan mulai memeriksa fakta beberapa video di Amerika Serikat dan Facebook akan mulai menyematkan "Trust Indicators" ketika pengguna mengklik untuk melihat konteks di dalam publikasi.
Selain melakukan perubahan untuk membatasi penyebaran informasi palsu, Facebook juga membuat beberapa perubahan kecil yang dirancang untuk menjaga keamanan pengguna. Perubahan tersebut termasuk alat pemblokiran dalam layanan Messenger.
Alat pemblokiran yang lebih rinci dalam Messenger mencakup meningkatkan pengawasan terhadap moderasi group ketika menentukan apakah suatu kelompok melanggar aturan, menambahkan lebih banyak informasi di sekitar "kualitas halaman", membiarkan pengguna menghapus postingan dan komentar dari group bahkan setelah meninggalkan group, dan membawa lencana profil terverifikasi ke Messenger.
Dilansir dari The Verge, Facebook sendiri diketahui telah berusaha melawan penyebaran berita palsu. Upaya-upayanya termasuk menambah pemeriksa fakta hingga membatasi penyebaran cerita-cerita yang bermasalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118