Suara.com - BlackBerry Limited mengumumkan bahwa sebagai langkah atas keputusan Emtek untuk mengakhiri layanan BBM Consumer per tanggal 31 Mei 2019, BlackBerry akan memberikan layanan BBM Enterprise (BBMe), sebuah platform pengiriman pesan terenkrispsi end to end muktahir untuk keperluan percakapan pribadi para pelanggan kami.
Keputusan ini diambil sebagai rasa hormat BlackBerry kepada para pengguna setia BBM dan bukan sebuah tanggungjawab yang bersifat kontrak. Langkah ini juga tidak akan mempengaruhi laporan keuangan ataupun strategi perangkat lunak perusahaan.
"Meskipun kami menghormati keputusan Emtek, kami sangat menyayangkan karena platform tidak berjalan dan berkembang seperti yang kami harapkan. Setelah melalui banyak pertimbangan, kami memutuskan bahwa pengguna setia BBM harus tetap memiliki platform pengiriman pesanan yang aman dan dapat dipercaya," ujar Mark Wilson, Chief Marketing Officer, BlackBerry melalui keterangan resminya.
Pengguna dapat mengunduh BBMe dari Google Play Store di Android. Aplikasi ini akan segera hadir di Apple App Store.
BBMe akan tersedia secara gratis untuk satu tahun pertama. Setelah tahun pertama, pengguna akan dikenakan biaya berlangganan selama 6 bulan sebesar 2,49 dolar AS atau sekitar Rp 35 ribuan.
Selama 35 tahun, BlackBerry telah menyediakan platform yang aman bagi masyarakat untuk saling berkomunikasi. Pada 2016, perusahaan memberikan lisensi BBM Consumer kepada Emtek sebagai bagian dari transisi perusahaan untuk menjadi perusahaan perangkat lunak keamanan yang bernilai miliaran dolar dan menyediakan teknologi untuk perusahaan publik dan swasta terbesar di seluruh dunia serta teknologi yang tertanam dalam drone, pesawat, mesin MRI, peralatan industri, dan lebih dari 120 juta kendaraan yang beroperasi di jalan saat ini.
Sebagai informasi, BBMe adalah sebuah platform pengiriman pesan yang aman dan melindungi privasi Anda. BlackBerry tidak memonetisasi data sehingga layanan tidak akan meminta nomor telepon, menyarankan kontak ke pengguna, dan juga tidak melacak lokasi pengguna ataupun mengetahui konten yang dikirimkan kepada pengguna lainnya.
Layanan ini hanya memerlukan alamat email untuk mendaftar, tidak seperti aplikasi lain. BBMe dapat diunduh pada perangkat apa pun yang menggunakan sistem operasi Android, iOS, Windows, atau MAC.
Pengirim dan penerima masing-masing memiliki enkripsi publik / pribadi dan signing keys (kata kunci) yang unik. Kata kunci ini akan diproduksi oleh pustaka kriptografi bersertifikasi FIPS 140-2 pada perangkat yang digunakan oleh pengguna dan kata kunci ini tidak dikontrol oleh BlackBerry.
Baca Juga: Aplikasi BBM Pamit, Warganet Lantangkan #GoodbyeBBM di Twitter
Setiap pesan menggunakan kata kunci simetris yang baru untuk mengenkripsi pesan. Selain itu, enkripsi TLS antara perangkat dan infrastruktur BlackBerry dapat melindungi pesan BBMe dari penyadapan atau manipulasi.
Pengguna BBMe dapat melakukan percakapan grup, panggilan suara dan video, serta menyunting, menarik kembali, atau mengatur waktu kedaluwarsa suatu pesan. Mereka juga akan tahu kapan pesan diterima dan dibaca, dan memiliki kemampuan untuk berbagi file, catatan suara, dan lokasi mereka. BBMe untuk penggunaan individu dapat digunakan pada lima perangkat yang berbeda secara bersamaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan