Suara.com - Gempa bumi yang terjadi di Filipina beberapa waktu lalu, meninggalkan banyak kisah unik dan viral. Salah satunya gedung pencakar langit bernama Anchor Skysuites, sebagai gedung tertinggi di Manila, Fiipina. Anchor Skysuites juga merupakan bangunan tertinggi di Chinatown mana pun di seluruh dunia di luar China.
Sebuah video yang direkam oleh Michael Rivo mengungkapkan, ada yang aneh dengan gedung itu saat gempa terjadi. Saat terjadi guncangan, gedung Anchor Skysuites mengeluarkan air yang berasal dari puncak gedung pencakar langit.
Bangunan pencakar langit itu mempunyai tinggi 181 meter dan terdiri dari 54 lantai.Anchor Skysuites termasuk gedung baru karena baru dibuka pada tahun 2015.
Air yang tumpah meluncur sempurna ketika sampai di setengah ketinggian gedung. Angin langsung menyapunya sehingga menjadi sebuah kabut yang mengerikan saat gempa Bumi.
Dikutip dari Gizmodo, menurut sumber lokal, air yang tumpah ternyata berasal dari kolam super besar di atap gedung. Saking kuatnya goncangan, air sampai tumpah dan menciptakan kabut buatan di pagi hari.
Selain itu, sebuah video dibagikan akun @francelleisms di Twitter menampilkan keadaan di mana orang itu dan teman-temannya ada di gedung salah satu gedung tinggi saat gempa terjadi.
Mereka sempat merekam video saat gedung di samping mereka bergoyang dan mengeluarkan debu. Banyak warganet khawatir akan keselamatannya, namun akun itu memastikan bahwa gedung tempat mereka merekam video tidak runtuh sehingga mereka berhasil selamat.
Seperti diketahui, Filipina baru saja diguncang gempa bermagnitudo 6,3 di pagi hari waktu setempat pada tanggal 22 April 2019. Gempa Bumi tersebut berpusat sekitar 60 kilometer dari Manila, Filipina.
Baca Juga: Viral Bulu Mata Cetar Membahana, Maskara 4 Dimensi Ini Biangnya
Korban meninggal akibat gempa kini mencapai 15 orang. Wilayah tersebut terutama Pulau Luzon, mempunyai catatan sejarah yang kurang bagus terkait gempa Bumi.
Berita Terkait
-
Viral Bulu Mata Cetar Membahana, Maskara 4 Dimensi Ini Biangnya
-
Karangan Bunga Berisi Pesan Unik Penuhi Kantor KPU
-
Sempat Viral, Penumpang yang Minta Pramugari Lap Bokongnya Meninggal
-
Skripsi 1.150 Halaman Mahasiswi Surabaya Viral, Selesai dalam Waktu Singkat
-
Ini Satu Bukti Kalau Peti Kemas Memang Serba Guna
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan