Suara.com - Mark Zuckerberg menerbitkan sebuah unggahan blog pada Januari lalu yang menyebutkan resolusi tahun baru dengan memiliki podcast. Podcast tersebut akan menjadi ajang Mark Zuckerberg menangani pertanyaan besar mengenai jejaring media sosial miliknya.
Dilansir dari The Verge, Mark Zuckerberg mengakui bahwa dirinya ingin secara terbuka menunjukkan ia mampu menangani kekuatan jaringan sosial terbesar di dunia tersebut dengan cara yang bijaksana dan manusiawi.
Kini, resolusi tahun baru tersebut telah terwujud dengan hadirnya podcast milik Mark Zuckerberg. Kehadiran podcast tersebut juga diumumkan melalui akun Twitter resmi Facebook pada 24 April lalu dan diberi nama Tech & Society with Mark Zuckerberg.
Dalam sebuah episode yang telah diterbitkan, Mark Zuckerberg terdengar berbicara dengan CEO Axel Springer Mathias Dopfner tentang dampak media sosial pada jurnalisme. Diskusi yang berlangsung pada 1 April tersebut telah diunggah sebelumnya di halaman Facebook Mark Zuckerberg.
Pada episode lain yang telah berlangsung pada Februari lalu, Mark Zuckerberg berbincang dengan profesor hukum Harvard Jonathan Zittrain. Dalam diskusi kedua kali ini, Mark membahas mengenai melakukan ekstensif tentang kebijakan teknologi dan bagaimana mengatur perusahaan seperti Facebook.
Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan Mark Zuckerberg akan memperbarui episode dalam podcast miliknya atau seberapa luas podcast ini akan tersedia. Untuk saat ini, podcast tersebut hanya muncul di Spotify dan pencarian untuk acara platform seperti SoundCloud atau aplikasi iOS Podcast.
Berita Terkait
-
Duh! Facebook Mengunggah 1,5 Juta Alamat Email Penggunanya?
-
Facebook Masih Siarkan Serangan Teroris Kulit Putih di Masjid Selandia Baru
-
Facebook Uji Penggabungan News Feed dan Stories dalam Satu Antarmuka
-
Akun Facebook Anda Diretas? Lakukan Lima Hal Ini
-
Wuidih! Facebook Siapkan Rp 318 M untuk Keamanan Mark Zuckerberg
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Januari 2026: Klaim Player 112-115 dan 15.000 Gems
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
-
Bos Instagram Soroti Ledakan Konten AI dan Tantangan Membedakan Media Asli