- Ampverse, perusahaan pemasaran gim Asia Tenggara, resmi berekspansi ke Indonesia untuk memperkuat strategi pemasaran berbasis komunitas.
- Ekspansi ini didorong kebutuhan klien yang kini menuntut strategi pemasaran komunitas terukur dan berbasis kinerja jelas.
- Ampverse membawa sistem analitik berbasis AI (AGI) untuk optimasi pemilihan kreator dan alokasi anggaran pemasaran gim.
Suara.com - Perusahaan pemasaran gim berbasis Asia Tenggara, Ampverse, resmi mengumumkan ekspansi ke Indonesia.
Langkah ini mempertegas strategi mereka dalam memperkuat pemasaran gim dan hiburan berbasis kreator di kawasan, setelah sebelumnya beroperasi di Singapura, Thailand, dan Filipina.
Masuknya Ampverse ke Indonesia disebut bukan sekadar ekspansi geografis, melainkan respons atas perubahan kebutuhan klien dalam 6–12 bulan terakhir, dari sekadar aktivasi kreator eksperimental menjadi strategi pemasaran berbasis komunitas yang menuntut metrik kinerja jelas dan terukur.
CEO Ampverse, Charlie Baillie, menegaskan bahwa Indonesia memegang peran penting dalam peta industri gim regional.
“Ampverse dibangun untuk beroperasi di persimpangan antara gim, kreator, dan pemasaran di Asia Tenggara. Indonesia adalah pasar penting bagi masa depan gim dan hiburan digital,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan paling signifikan terjadi pada ekspektasi klien.
“Yang berubah bukan hanya skalanya yang semakin besar, tetapi juga permintaan klien yang semakin menekankan strategi pemasaran gim berbasis komunitas yang autentik dengan ukuran kinerja yang jelas," jelas dia dalam keterangan resminya, Jumat (27/2/2026).
Pasar Gim Indonesia Kian Matang
Ampverse menilai Indonesia sebagai pasar strategis karena basis audiens muda yang besar dan tingginya penetrasi gim mobile.
Baca Juga: Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan juga melihat peningkatan minat penerbit gim global dan regional terhadap Indonesia, menandakan kematangan pasar dari sisi komersial.
Untuk memperkuat pijakan lokal, Ampverse merekrut talenta dari sejumlah organisasi seperti AnyMind Group dan Team Liquid Indonesia.
Langkah ini dilakukan guna memperdalam pemahaman terhadap ekosistem kreator, komunitas gamer, serta kemitraan brand di dalam negeri.
Prioritas kolaborasi awal di Indonesia mencakup sektor telekomunikasi, perangkat keras, FMCG, dan penerbit gim.
Perusahaan juga berencana memperluas layanan media berbasis performa ke kategori otomotif, e-commerce, dan layanan keuangan.
Andalkan AI Lewat Ampverse Gaming Intelligence (AGI)
Salah satu senjata utama yang dibawa Ampverse ke Indonesia adalah Ampverse Gaming Intelligence (AGI), sistem analitik berbasis AI yang memanfaatkan data kampanye sebelumnya serta basis data kreator gim di berbagai pasar operasionalnya.
AGI dirancang untuk membantu dua keputusan krusial, yakni pemilihan kreator dan alokasi anggaran.
Alih-alih hanya melihat jumlah pengikut, sistem ini menganalisis indikator perilaku audiens seperti durasi tonton, tingkat retensi, afinitas komunitas, hingga performa historis kampanye.
Dalam salah satu studi internal, Ampverse menemukan bahwa kreator gim skala menengah dengan retensi audiens tinggi mampu menghasilkan unduhan lebih efektif dibanding influencer besar.
Temuan ini mendorong penyesuaian anggaran agar kampanye lebih efisien.
Head of Client Solutions Ampverse, Mohammad Rezza Fachri Pratama, menilai pendekatan tradisional dalam pemasaran gim sudah tidak lagi relevan.
“Banyak merek masih memperlakukan gim sebagai ruang penempatan iklan, bukan ruang komunitas,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa strategi harus selaras dengan kultur gamer.
“Jika sebuah merek tidak menambah nilai pada pengalaman bermain atau mekanik komunitas, strategi aktivasi perlu dirancang ulang," ucapnya.
Kampanye Interaktif Jadi Model Baru
Salah satu contoh pendekatan tersebut adalah kampanye KFC Secret Menu x Aimlabs Gaming Challenge, yang memanfaatkan platform latihan bidik berbasis keterampilan dan diperkuat melalui kreator, live streaming, VOD, hingga integrasi QR di gerai.
Pendekatan ini dinilai lebih natural karena mengikuti logika progres dan partisipasi yang sudah familiar di kalangan gamer.
Dengan ekspansi ke Indonesia, Ampverse tidak hanya membawa layanan influencer marketing konvensional, tetapi juga model pemasaran berbasis komunitas dan AI yang lebih terukur.
Di tengah pertumbuhan industri gim nasional yang semakin kompetitif, kehadiran pemain regional dengan pendekatan data-driven seperti Ampverse menandai fase baru, yakni pemasaran gim tak lagi soal eksposur semata, melainkan soal keterlibatan, retensi, dan hasil nyata yang bisa diukur.
Berita Terkait
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kinerja Digiplus 2025 Moncer, Ekspansi Gerai dan Ekosistem Lifestyle Digital Jadi Kunci Pertumbuhan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU