Suara.com - Elon Musk memiliki beberapa gambar grafis roket rancangannya dan membuat para pengikut bingung serta berfikir bias. Miliarder ini berbagi ke Twitter representasi grafis dari SpaceX Starship di permukaan Mars dan Bulan. Menariknya, gambar yang dipostignya justru memicu para pengikutnya untuk membuat lelucon yang dapat diprediksi tentang bentuk rokte tersebut.
"Ini p***s!" ujar seorang warganet berkomentar.
"Tampak seperti d ** k dengan sirip," tulis warganet lainnya.
Warganet lain mengatakan, Starship tersebut menyerupai mainan seks raksasa kelas atas.
"Chief, itu terlihat seperti dildo seharga 500 dolar AS," tulis salah seorang warganet.
Baru-baru ini, beredar gambar tentang kapal luar angkasa dan terlihat bentuknya yang mengesankannya. SpaceX Starship saat ini dirakit di Boca Chica, dekat Brownsville di Texas.
Berbagai foto beredar memperlihatkan proses pembangunan, tampak seperti kerucut di tanah, menunggu untuk dirakit. Starship sebelumnya dikenal sebagai BFR (Big Falcon Rocket atau Big F *** ing Rocket) dan merupakan pusat rencana Musk untuk mengirim manusia ke Mars.
Musk sekarang percaya bahwa umat manusia akan dapat ditemukan di pemukiman permanen di Planet Merah hanya dalam waktu lebih dari tiga dekade.
"Mungkin membuat kota mandiri di Mars pada tahun 2050, jika kita mulai dalam 5 tahun," tulisnya di Twitter.
Baca Juga: Sudah Jadi Sarjana, Kok LiNa Jobstreet Enggan Beri Info Lowongan Kerja?
Miliarder itu mengatakan, dia berencana membuat langkah besar ke Planet Merah dan meninggalkan Bumi untuk selamanya.
"Saya tahu persis apa yang harus dilakukan," kata pendiri Tesla dan SpaceX kepada HBO dalam wawancara siaran tahun lalu.
"Saya sedang berbicara tentang pindah ke sana. Kami pikir Anda bisa kembali tetapi kami tidak yakin. Kemungkinan Anda meninggal di Mars jauh lebih tinggi daripada di Bumi," tambahnya.
Miliarder itu mengatakan, dia akan bekerja 'tanpa henti' untuk mendirikan pangkalan di Mars. Anda dapat memiliki kesempatan untuk bergabung dengannya.
Dia berharap mengirim pesawat ruang angkasa ke Mars pada awal tahun depan dan membangun koloni untuk menangkal 'risiko kepunahan manusia', yang dapat terjadi di tangan logam komputer super cerdas. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL