Suara.com - Semua operator telekomunikasi menyiapkan berbagai infrastruktur menghadapi teknologi jaringan 5G. Namun, PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) memutuskan untuk tetap mempertahankan teknologi di jaringan 2G.
"Indosat tetap me-maintain 2G dan lihat lebih lanjutnya bagaimana," ujar Direktur Utama Indosat Ooredoo, Chris Kanter usai RUPS tahunan 2019 di Jakarta, Kamis (2/5/2019).
Salah satu alasan Indosat mempertahankan teknologi jaringan ini adalah lebih memikirkan kenyamanan pelanggannya.
"Kami ingin melayani semua pelanggan kami dari berbagai kalangan. Kami teruskan 2G karena pelanggannya masih ada," terang Direktur Indosat Ooredoo, Vikram Sinha di kesempatan yang sama.
Meskipun begitu, diakui Chris, pelanggan 2G mengalami penurunan dan itu tidak hanya berlaku pada operator Indosat saja.
"Semua operator sudah memprediksi 2G penurunan dan sudah diprediksi semua operator telekomunikasi. Namun, penurunannya jauh lebih curam daripada diprediksi sebelumnya," bebernya.
Sayang, Chris masih menutup rapat presentase pelanggan di jaringan 2G, 3G, dan 4G. Namun, dia menekankan fokus Indosat Ooredoo tahun ini adalah meningkatkan jaringan 4G. Sementara layanan 3G Chris memperkirakan secara otomatis akan hilang, dan digantikan dengan 4G.
Untuk di 2019, perusahaan telah menganggarkan dana untuk capital expenditure (capex) sebesar Rp10 triliun. Dimana 90 persen dana capex itu akan digunakan untuk pengembangan jumlah base transceiver station (BTS) 46 sebanyak 18.000 di tahun ini.
Baca Juga: Prediksi Kenaikan Trafik Data Indosat pada Ramadan dan Lebaran
Berita Terkait
-
Prediksi Kenaikan Trafik Data Indosat pada Ramadan dan Lebaran
-
Sambut Ramadan, Indosat Luncurkan Paket New Freedom
-
Indosat Ooredoo Buka Mata Perempuan Indonesia dengan Gelar Kartini 4.0
-
Jaringan Telekomunikasi Indosat Ooredoo Siap Sukseskan Pemilu 2019
-
Fokus Bangun BTS 4G, Indosat Kucurkan Rp 10 Triliun di 2019
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tablet Gaming Lenovo Legion Y900 Debut: Layar 13 Inci 4K, Harga Mulai Rp8 Jutaan
-
Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat
-
5 Tempat Menarik di Forza Horizon 6, Lengkap dengan Tips dan Lokasi Petanya
-
ShopeePay Hadirkan Transfer Gratis ke Semua Bank, Bebas Biaya Admin dan Tarik Tunai
-
Spesifikasi Outward 2: Game RPG Terbaru Bermisi Menarik, Ramah PC Kentang
-
AMD Ryzen AI 400 Series Resmi Meluncur, Prosesor Laptop AI Copilot+ Makin Kencang
-
HP Redmi Turbo Anyar Usung Baterai 10.000-12.000 mAh, Harga Diprediksi Kompetitif
-
Pendapatan RUPST XLSMART 2026 Tembus Rp42,49 Triliun, Integrasi Jaringan dan 5G Makin Ngebut
-
Lenovo Legion Y70 'Bangkit' dengan RAM 16 GB: Tantang iQOO 15R, Harga Mulai Rp6 Jutaan
-
Oppo A6c Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 7000mAh dan Performa Anti Lag 4 Tahun