Suara.com - Ketika dunia fasih menggunakan telepon seluler pintar, tablet, kompuer, dan bahkan papan tulis berlayar sentuh, para jenius matematika di dunia justru masih tergila-gila dengan sebuah kapur papan tulis yang sering mereka juluki sebagai "Rolls-Royce-nya kapur".
Dan ketika muncul rumor bahwa produksi kapur papan tulis itu akan dihentikan, beberapa ilmuwan paling sohor di dunia bahkan berlomba-lomba memesannya dan menimbun kapur buatan Jepang tersebut.
Namanya kapur Fulltouch. Ia diproduksi oleh perusahaan Hagoromo Stationery di Nagoya, Jepang. Kapur papan tulis ini disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.
Hagoromo telah memproduksi kapur papan tulis selama 80 tahun. Bagi mereka yang tidak tinggal di Jepang, kapur Fulltouch sangat sukar diperoleh.
Ketika Hagoromo bersiap-siap untuk menutup perusahaannya pada 2015, banyak ilmuwan yang memesan berlusin-lusin kapur Fulltouch. Bahkan ada yang menimbunnya, agar mereka memiliki cukup kapur untuk digunakan sampai pensiun nanti.
Lalu apa yang membuat kapur Fulltouch begitu istimewa?
Kapur itu tahan lama, sangat kuat dan sukar patah, menghasilkan tulisan yang terang serta mudah dibaca di papan tulis, dan tak banyak menghasilkan debu, demikian kesaksian Jeremy Kun, pakar matematika yang bekerja untuk Google.
"Mustahil menulis teorema yang salah dengan kapur itu," kata David Eisenbund, direktur sebuah institut riset sains matematika di Oakland, California, Amerika Serikat dalam sebuah video yang khusus membahas tentang kapur Fulltouch di YouTube.
Video itu sendiri diunggah pada 2 Mei kemarin dan kini sudah disaksikan lebih dari 6 juta kali.
Sementara Brian Conrad, seorang dosen di Universitas Stanford, California, AS bercerita bahwa ketika kabar bahwa kapur Fulltouch tak diproduksi lagi, ia segera membeli kapur tersebut dalam jumlah banyak agar bisa digunakan selama 15 tahun ke depan.
Meski demikian ada kabar baik bagi para penggemar kapur Fulltouch. Hagoromo telah menjual resep kapur papan tulisnya dan dua mesin pembuat kapur kepada perusahaan Korea Selatan bernama Sejongmall.
Kini kapur itu sudah diproduksi kembali dengan menggunakan nama aslinya. Kapur Fulltouch kini bisa dibeli dengan mudah di toko online Amazon.
Berita Terkait
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Kerucut Beserta Contoh Soalnya
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Tabung Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI