Suara.com - Ternyata tidak semua orang bisa menerima kehadiran teknologi baru. Sebut saja San Francisco, menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang melarang lembaga pemerintahnya menggunakan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition.
Dewan Pengawas kota mengadakan pemungutan suara dengan hasil suara delapan banding satu untuk menyetujui proposal pelarangan tersebut. Kebijakan ini akan mulai berlaku dalam sebulan.
Rencana itu disebut Stop Secret Surveillance Ordinance dan dipelopori oleh Supervisor Aaron Peskin. Dalam sebuah penyataan yang dibacakan sebelum dilakukannya pemungutan suara, Peskin mengatakan itu adalah peraturan tentang memiliki akuntabilitas di sekitar teknologi pengawasan.
"Ini bukan kebijakan anti-teknologi," ucap Peskin, seperti yang dikutip dari The Verge.
Peskin menambahkan bahwa teknologi pengenalan wajah sangat berbahaya dan menindas, meski penegak hukum di San Francisco menggunakan banyak alat teknologi untuk keamanan kota.
Larangan itu muncul di tengah perdebatan yang lebih luas tentang pengenalan wajah, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang dengan cepat dan memicu pertanyaan baru tentang kebebasan sipil.
Keputusan yang diambil San Francisco ini tampaknya akan digunakan sebagai contoh ketika perbedaan terus berlanjut dan kota-kota serta negara-negara lain memutuskan apakah dan bagaimana cara tepat mengatur teknologi pengenalan wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 HP Samsung Midrange Terbaik 2026, Spek Gahar Harga Makin Terjangkau
-
Resident Evil Requiem Laku 7 Juta Kopi, Capcom Gelar Pesta Khusus
-
HP Samsung Paling Murah Seri Apa? Ini 5 Pilihan Spek Terbaik Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan
-
Honor 600e Nongol di Geekbench Bawa Chipset MediaTek Terbaru, Seberapa Ngebut?
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026, Sikat Hadiah Skin hingga Bundle Gintoki
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026, Dapatkan Player OVR 112-114 Gratis
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta