Suara.com - Jepang memiliki beberapa kereta api cepat atau Shinkansen. Namun, kali ini disebut sebagai kereta peluru yang digadang kecepatannya bisa bersaing dengan pesawat.
Kereta peluru tercepat yang dinamakan Alfa-X (Shinkansen E956) siap diuji coba di Jepang dengan kecepatan yang menyaingi pesawat.
Alfa-X dikenalkan oleh perusahaan kereta Api Jepang, JR East, dan dapat mengangkut penumpang dengan kecepatan 224 mph atau 368 kmh (kilometer per jam).
Kecepatan tersebut melampaui kereta peluru Jepang reguler tercepat yang saat ini beroperasi, dengan sekitar 40 kmh lebih cepat.
Perjalanan sejauh 1.094 kilometer antara Tokyo dan Sapporo (kota terbesar di Hokkaido utara) dapat ditempuh kurang dari empat jam.
Nantinya, kereta peluru akan menyediakan layanan transportasi yang memanjakan pengguna.
Jika disamakan di Indonesia, kereta Alfa-X dapat melakukan perjalanan dari Banten ke Malang (Jawa Timur) dengan menempuh waktu kurang dari empat jam (jarak Banten-Malang adalah 971 km).
Tentunya, Alfa-X merupakan kereta peluru yang diidamkan setiap negara mengingat bisa mempersingkat waktu tempuh.
Jalur kereta api baru akan disediakan khusus untuk Alfa-X pada tahun 2030 sehingga kereta peluru dan beroperasi secara efektif.
Baca Juga: Promo Tiket Kereta Api Lebaran 2019, Mulai Harga Rp 90 Ribu
Alfa-X akan diuji coba selama tiga tahun ke depan dengan kecepatan hingga 249 mph atau 401 kmh antara kota Amori dan Sendai.
Kereta peluru hanya akan diuji coba pada malam hari mengingat kereta reguler memenuhi jalur kereta pada siang harinya.
Dikutip dari NBC News, kereta peluru yang menelan biaya 91 juta dolar AS atau Rp 1,3 triliun ini memiliki 10 gerbong.
Alfa-X ditenagai dengan motor listrik super kuat di bagian gerbong depan yang dikombinasikan dengan kabel overhead.
Kereta peluru akan diuji coba dengan kerucut hidung (nose cone) dengan panjang mencapai 72 kaki atau 22 meter.
Fungsi kerucut yang memanjang tersebut berfungsi mengurangi ledakan keras yang dibuat saat kereta melaju ke sebuah terowongan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
25 Kode Redeem FC Mobile 12 Februari 2026: Lamine Yamal Datang, Thibaut Courtois Absen?
-
7 HP Murah dengan Sertifikasi Militer: Spek Juara, Daya Tahan Ekstra
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 12 Februari 2026: Sikat M1014 Draco dan Bocoran Magic Shop
-
4 HP Android Mirip iPhone 17 Series Mulai Rp1 Jutaan, Alternatif Lebih Murah
-
5 HP Murah dengan Kamera Bagus untuk Ngonten, Harga Mulai Rp1 Jutaan Saja!
-
5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
-
Lebaran Perdana XLSMART, Jaringan Dipersiapkan Hadapi Lonjakan Trafik hingga 30 Persen
-
Terpopuler: HP Gaming Murah, Honor 600 Lite Siap Rilis
-
7 HP Gaming Paling Murah dengan RAM Besar, Solusi Main Game Lancar Anti Lag
-
Pakar Ungkap Alasan Pembatasan 1 NIK 3 Nomor per Operator