-
Baldur's Gate 2 Remake dilaporkan sedang dikembangkan oleh Wizards of the Coast.
-
Desainer orisinal Kevin Martens dikabarkan ikut terlibat dalam proyek RPG ini.
-
Tantangan utama proyek Baldur's Gate 2 Remake adalah modernisasi visual mekanik.
Suara.com - Baldur's Gate merupakan salah satu game RPG legendaris yang eksis sejak 1990-an. Kabar menarik, Baldur's Gate 2 Remake diprediksi sedang dalam pengembangan.
Jika kabar benar, itu bakal membangkitkan momen nostalgia gamer veteran.
Setelah dominasi total Baldur's Gate 3 sebagai Game of the Year 2023, Wizards of the Coast tampaknya belum ingin berhenti memanjakan para penggemar RPG.
Kabar terbaru yang beredar menyebutkan bahwa mahakarya klasik dari BioWare, Baldur's Gate 2: Shadow of Amn, dilaporkan tengah dalam proses pengerjaan versi Remake.
Mengingat game aslinya dirilis pada tahun 2000, langkah ini menjadi strategi logis bagi pemilik lisensi Dungeons & Dragons tersebut untuk menjaga momentum.
Laporan dari PC Gamer mengungkapkan bahwa Wizards of the Coast secara spesifik sedang mengerjakan Remake seri kedua, meski ada kemungkinan game pertamanya juga akan mendapatkan perlakuan serupa.
Cukup menarik, Kevin Martens, salah satu desainer utama di balik kesuksesan Baldur's Gate 2 original, dikabarkan terlibat dalam proyek ini melalui Archetype Entertainment.
Keterlibatan sosok yang secara teknis sudah menjadi bagian dari keluarga besar Wizards memberikan harapan besar bagi komunitas.
Eesensi cerita yang epik kemungkinan besar tidak akan hilang meski dibalut teknologi modern.
Baca Juga: Black Ops 7 Tak Sesuai Harapan, Infinity Ward Kerjakan Game Call of Duty Terbaru
Meskipun versi remaster bertajuk "yang disempurnakan" dari Beamdog sudah tersedia sejak 2013, tantangan utama Remake total ini terletak pada visual dan mekanik.
Game asli menggunakan Infinity Engine dengan perspektif isometrik 2D yang mungkin terasa kaku bagi generasi pemain baru.
Tantangan lainnya adalah sistem aturan Advanced Dungeons & Dragons yang jauh lebih kompleks dan sudah lama ditinggalkan.
Transisi dari sistem "real-time yang dapat dijeda" menuju sesuatu yang lebih modern atau bahkan berbasis giliran (turn-based) seperti kesuksesan Larian akan menjadi poin krusial yang menentukan keberhasilan proyek ini.
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya
-
Siap Bangkit, Game Onimusha: Way of the Sword Bersiap Rilis Tahun Ini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen