Suara.com - Beberapa tahun terakhir, banyak ilmuwan dari berbagai negara berambisi menempatkan manusia di Mars. Seorang fisikawan bernama Brian Cox mengungkapkan bahwa kemungkinan Mars merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni selain Bumi.
Cox menambahkan bahwa manusia tidak bisa selamanya menetap di Bumi. Ia berasumsi jika manusia pergi ke planet lain selain Mars, maka manusia akan memiliki masa depan suram.
"Dalam skenario yang masuk akal, tidak ada tempat lain bagi manusia untuk memulai langkah jika mereka keluar dari planet ini (Bumi), selain Mars. Jika kalian memikirkan planet lain, tidak ada planet lain yang bisa kita tuju," ucap Brian Cox, seperti yang dikutip dari Sputnik News.
Cox sangat yakin dengan kelayakan Mars sebagai tempat huni selanjutnya jika mengingat sejarah mengenai planet merah tersebut. Catatan penelitian mengungkapkan bahwa Mars dulunya merupakan planet yang berkilau biru dan memiliki kehidupan.
"Suatu ketika planet merah itu berkilau biru. Aliran air mengalir menuruni lereng bukit dan sungai mengalir melalui lembah," tambah Brian Cox.
Jika umat manusia memilih planet lain selain Mars, hal itu akan memakan jarak yang terlalu jauh dan spekulatif. Tak hanya Brian Cox, pendiri SpaceX, Elon Musk, juga berambisi membuat pangkalan manusia di Mars. Musk bahkan menetapkan target pada tahun 2028 agar pangkalan manusia di Mars mulai dibangun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan