Suara.com - Wilayah Kabupaten Cilacap diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,7 SR, Minggu (9/6/2019) pukul 16.32 WIB.
Menurut BMKG, gempa yang mengguncang wilayah Samdera Hindia Selatan Jawa dan menghasilkan gempa bumi tektonik.
Awalnya gempa bumi berkeluatan 5,7, namun setelah dilakukan pemutakhiran oleh BMKG gempa diperkirakan berkekuatan 5,5 SR.
Dilansir dari media sosial resmi BMKG, pusat gempa bumi berada di laut pada jarak 107 km arah selatan Kota Cilacap, Kabupaten Cilaca, Provinsi Jawa Tengah.
Gempa bumi dengan kedalaman 64 km ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.
''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanismae pergerakan jenis sesar naik'' begitu yang tercatat dalam Instagram resmi BMKG saat menjelaskan kronologi terjadinya gempa bumi di Cilacap.
Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di berbagai wilayah selatan seperti Pangandaran, Cilacap, Ciamis, dan Kebumen dalam skala intensitas II MMI.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Cilacap yang baru saja terjadi ini heboh dan menjadi trending topik di Twitter Indonesia.
Hashtag Cilacap berada di urutan pertama di Twitter dengan 7 ribu cuitan, dan Hashtag Gempa berada di urutan setelahnya dengan 13 ribu cuitan dari netizen.
Baca Juga: Viral! Gedung Tertinggi Ini Tumpahkan Air saat Gempa Bumi
Hingga artikel ini dibuat, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa bumi tektonik.
BMKG juga menghimbau bahwa belum adanya aktivitas gempa bumi susulan dan tak ada potensi terjadinya tsunami.
Berita Terkait
-
Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia
-
Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup
-
Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah
-
Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali