Suara.com - Ranah Twitter dikejutkan dengan kembalikan akun bernama @Poconggg milik Arief Mauhammad yang kembali aktif. Warganet pun berharap kalau Raditya Dika juga ikutan kembali ke Twitter.
Bagi pengguna Twitter tahun 2010-an pasti sudah tidak asing dengan selebtwit yang populer pada zamannya.
Hal ini tentu membuat dunia Twitter makin ramai, setelah kembalinya @Poconggg, Raditya Dika yang dulu juga sempat tenar di Twitter didesak beberapa warganet untuk kembali di Twitter.
Menanggapi hal tersebut, pria yang baru saja menjadi seorang ayah ini berbicara di channel YouTube-nya.
Bersama dengan Pandu Winoto, ia duduk berdua di mobil sambil mengenang apa saja yang membuatnya tak ingin kembali ke Twitter.
''Sejujur-jujurnya kangen main Twitter'' ungkap Radit saat ditanya Pandu mengenai dirinya yang tak kembali ke Twitter seperti @Poconggg dan selebtwit lainnya.
Mengobati rasa kangennya tersebut, baru-baru ini ia mengunggah sejumlah tweet miliknya yang pernah viral di Instagram.
Baca Juga : Sambutan Meriah Warganet Saat Poconggg Kembali ke Twitter
Menurutnya hal yang paling seru bermain Twitter adalah keterbatasan karakter cuitan yang memberikan tantangann sendiri bagi dirinya.
Baca Juga: Raditya Dika Bikin Video Bareng Ariel NOAH, Warganet Histeris
''Dulu itu seru, karena dengan keterbatasan karakter itu, gue sebagai komedian merasa ditantang karena dengan batasan 140 karakter pada zamannya dan gue sebagai penulis itu hal yang menyenangkan,'' ungkap radit mengenai serunya bermain Twitter.
Namun saat ditanya mengapa ia tak kembali ke Twitter mengingat asyiknya bermain media sosial besutan Jack Dorsey ini. Radit mengatakan ''Dulu seseru itu, cuma nggak tahu kapan dan apa yang terjadi banyak orang yang berantem di sana. Jadi ribut sendiri dukung ini-dukung itu termasuk followers gue dan toxic banget nggak sehat untuk gue baca'' jelas suami dari Anissa Aziza tersebut.
Dalam percakapannya tersebut, penulis buku 'Kambing Jantan' ini mengaku bahwa Twitter banyak mengubah hidup banyak orang, dari Twitter banyak orang menulis buku dan banyak hal lainnya.
Baca Juga : Banyak Selebgram Beralih ke Twitter, Ditjen Pajak Bikin Sindiran Begini
Menurutnya kalau dibanding dengan Instagram, disana lebih damai karena kalau ada ribut ya di akun tersebut nggak muncul di timeline seperti Twitter. Bagusnya lagi Instagram punya filter komentar yang nggak baik.
Tetapi diakui Raditya Dika, tak hanya itu saja alasannya meninggalkan media sosial tempat ia membuat tweet lucu dan kocak.
Raditya Dika mengaku sedang melakukan hidup minimalis dan mengurangi banyak hal yang tidak esensial lagi. Tak hanya Twitter, ia juga mengaku sudah tak bermain Facebook lagi. (HiTekno.com).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?