Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengawal fatwa haram permainan daring atau game online Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) yang dikeluarkan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh beberapa waktu lalu.
"Kami siap mengawal fatwa ulama tersebut. Dan ini juga merupakan komitmen kami sejak dulu," kata Anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Zulfikar di Banda Aceh, Jumat (28/6/2019).
Zulfikar juga mengharapkan fatwa haram memainkan permainan PUBG dan sejenisnya harus segera disosialisasikan. Selain itu, juga ada sanksi bagi yang melanggar fatwa tersebut.
"Fatwa diterbitkan bukanlah keinginan serta merta dari kalangan ulama, melainkan atas dasar berbagai kajian dan pertimbangan demi kemaslahatan umat dan generasi Aceh ke depan," kata Zulfikar.
Oleh karena itu, PKS mengajak semua pihak, terutama anak-anak muda yang sebelumnya memainkan PUBG menaati fatwa ulama tersebut demi kemaslahatan bersama. Serta melakukan hal-hal lebih bermanfaat.
Zulfikar juga mengingatkan jangan ada pihak yang mengolok-olok fatwa ulama. Apalagi sampai mencaci maki ulama itu sendiri sebagaimana yang banyak terjadi di media sosial.
“Menghina ulama karena mengeluarkan fatwa tersebut menunjukkan betapa berbahayanya permainan tersebut. Ini bukti bahwa mereka berani menghina ulama,” pungkas Zulfikar.
Sebelumnya, MPU Aceh mengeluarkan fatwa haram memainkan permainan daring PUBG dan sejenisnya karena menimbulkan dampak negatif serta menghina simbol-simbol Islam.
"Sebelum disahkan, fatwa haram bermain PUBG dan permainan perang sejenis dibahas sejak dua hari terakhir. Dalam pembahasan ini juga mengundang sejumlah ahli," ungkap Wakil Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali.
Baca Juga: Intip Keseruan Turnamen PUBG di Arab Saudi
Tgk H Faisal Ali menyebutkan berdasarkan keterangan ahli, banyak anak permainan sejenis PUBG tersebut. Jadi, MPU Aceh memutuskan fatwa haram PUBG dan sejenisnya.
Permainan PUBG dan perang-perangan sejenisnya menciptakan perilaku yang aneh-aneh. Perilaku ini mengubah akhlak yang memainkannya. Perilakunya menjadi brutal dan beringas, sehingga bisa mengganggu dan meresahkan orang lain.
"Permainan PUBG dan sejenisnya ini juga menghina simbol-simbol Islam. Sebab itu, permainan PUBG dan sejenisnya haram dimainkan," tegas Tgk H Faisal Ali. [Antara]
Berita Terkait
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset