Suara.com - Google diketahui sudah lama mengembangkan sistem operasi baru yang diberi nama Fuchsia. Namun informasi seputar OS tersebut masih minim.
Tapi kini, perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat, ini mulai terbuka mengenai proyeknya itu. Bahkan, Phone Arena menyebut bahwa Fuchsia merupakan OS pengganti Android, seandainya era keemasannya berakhir.
Keterbukaan Google terhadap OS terbarunya ini dibuktikan dengan meluncurnya fuchsia.dev, website untuk para developer yang ingin mencari tahu informasi seputar Fuchsia.
Dalam situs tersebut, Google membagikan dokumentasi proyek OS pengganti Android ini yang bisa dipelajari oleh para pengembang.
Sejauh ini, OS Fuchsia tidak menggunakan kernel Linux layaknya Android dan Chrome OS, melainkan memanfaatkan kernel mikro Zircon. Selain itu, Google juga menyediakan platform Flutter SDK yang memungkinkan pengembang Android untuk memindahkan aplikasinya ke Fuchsia secara cepat.
Meski terlihat matang, namun Google sebenarnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Terlebih, mengganti Android yang sudah digunakan pada 85 persen ponsel di seluruh dunia tentunya bukanlah tugas yang mudah dan bisa dilakukan secara dengan instan.
Berdasarkan keterangan yang didapat dalam ajang Google I/O 2019 pada Mei 2019 lalu, Senior Director for Android Google Stephanie Cuthbertson mengklaim bahwa terdapat sekitar 2,5 miliar perangkat (ponsel dan tablet) yang aktif menjalankan Android.
Berita Terkait
-
Aplikasi GPS vs Realita: Ketika Google Maps Anggap Jalur Sapi sebagai Jalan Tol
-
Duel Tablet Rp5 Jutaan: Xiaomi Pad 8 dan OnePlus Pad Go 2, Mana Lebih Worth It?
-
Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA
-
Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal
-
Bagaimana Cara Menghemat Baterai HP Saat Digunakan untuk Navigasi Maps? Ada Tips Khusus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro Resmi Rilis April 2026, Spesifikasi Bocor!
-
Cara Cek Sisa Saldo E-Toll Lewat HP NFC agar Tidak Menghambat Gerbang Tol
-
Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini
-
Garmin Rilis Pokmon Watch Face, Bikin Pantau Tidur Jadi Lebih Seru
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Teknologi AI Kini Siap Menjangkau Seluruh Indonesia
-
Rincian Skor AnTuTu POCO X8 Pro Max: HP Flagship Killer dengan Chip Anyar Dimensity 9500s
-
55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
-
5 Cara Tahu Chat WA Sudah Dibaca untuk Pengguna Android dan iOS
-
Kolaborasi XLSMART dan Mitratel Dorong Digitalisasi Korporasi Indonesia