Suara.com - Peta persaingan pasar ponsel di Indonesia semakin ketat. Vivo Mobile Indonesia menganggap kompetisi sebagai hal yang positif, baik bagi perusahaan maupun konsumen.
"Kompetitor itu kan penting juga buat Vivo untuk membantu melihat tren pasar," ujar PR Manager Vivo Mobile Indonesia Tyas K. Rarasmurti saat ditemui di kawasan BSD City, Tangerang Selatan, pada Rabu (10/7/2019).
Melihat tren pasar, Tyas menambahkan, Vivo bisa memperbaiki diri dan menyiapkan ponsel yang memiliki diferensiasi ketimbang produk kompetitor.
"Jadi kita bisa melihat, ini (vendor lain) melakukan apa. Kita bisa evaluasi, mau melakukan apa sih, apa yang belum kita lakuin, dan apa yang harus kita improve," sambungnya.
Sedangkan bagi konsumen, persaingan yang kompetitif tak hanya membuat ponsel-ponsel yang ditawarkan vendor memiliki fitur dan spesifikasi yang lebih baik, dan harga yang kian ramah bagi konsumen. Ringkasnya, konsumen memiliki banyak pilihan ponsel berkualitas yang dijual dengan harga ekonomis.
Menyikapi tren pasar di Indonesia saat ini, Vivo sendiri meresponnya dengan mengeluarkan lini produk baru, yakni seri S. Menurut Tyas, Vivo S-Series akan membuka segmentasi pasar yang baru bagi perusahaan.
"Vivo S-Series ini posisinya di luar Y dan V yang sudah ada di pasaran. Untuk mengetahui posisinya, nanti akan terlihat pada peluncuran Vivo S1, kan harganya baru ketahuan saat itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali