Suara.com - Kebutuhan akan keamanan dalam penyimpanan data mulai menjadi prioritas bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dijadikan peluang bagi Huawei Cloud untuk melebarkan sayap ke Indonesia.
Ekspansi ini ditandai dengan Huawei Cloud berkolaborasi dengan Shan Hai Map dan dua perusahaan tekhnologi lainnya, yaitu Yonyou dan Nxcloud mengadakan event “Indonesia Enterprise Service Summit 2019” yang diselenggarakan belum lama ini di Jakarta.
Huawei Cloud sendiri telah berpengalaman lebih dari 30 tahun selalu berinovasi dalam bidang teknologi dan infrastruktur. Platform Cloud Huawei merupakan layanan public cloud computing yang terdiri dari beragam layanan.
Platform dari Huawei ini menyediakan beragam layanan hosting, mulai dari layanan komputasi, storage dan aplication development yang berjalan pada hardware yang diciptakan oleh Huawei.
“Selain Huawei, perusahaan yang bergerak di bidang layanan software dan platform yang ikut berpartisipasi dalam event kali ini adalah Yonyou dan Nxcloud," ujar Roger Hong selaku Marketing Manager, Shan Hai Map dalam keterangan resminya.
Yonyou merupakan perusahaan China yang berbasis di Singapore dengan spesialisasi penelitian, pengembangan dan penyediaan software sebagai solusi untuk berbagai sistem informasi management perusahaan yang terintegrasi. Produk yang disediakan antara lain adalah ERP, yaitu paket sistem dan software yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola kegiatan bisnis harian mereka.
Sistem ERP dapat memfasilitasi bisnis dengan informasi real time dan akurat, sehingga customers dapat membuat keputusan bisnis dengan baik berdasarkan data yang dihasilkan.
Sedangkan Nxcloud merupakan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang terintegrasi untuk perusahaan global dan telah bekerja sama lebih dari 500 operator telekomunikasi di seluruh dunia. Serta menyediakan layanan global voice, global SMS, global IOT, dan global data purchase service yang menjangkau 226 negara dan 96 persen pengguna ponsel.
Event kali ini dibantu oleh Shan Hai Map, salah satu perusahaan konsultan bisnis asal China berbasis di Jakarta yang menyediakan berbagai layanan untuk membantu perusahaan China yang akan berkembang di Indonesia.
"Kita ingin menyediakan solusi IT untuk perusahaan-perusahaan yang mau memelai bisnis di Indonesia. Strategi kita dalam setengah tahun ke depan ini kita akan promosikan ke perusahaan-perusahaan Indonesia,” tutup Roger.
Baca Juga: Amerika Ijinkan Menjual Produknya ke Huawei, Tetapi ....
Berita Terkait
-
Amerika Ijinkan Menjual Produknya ke Huawei, Tetapi ....
-
Disinggung 5G Lebih Mahal dari Nokia dan Ericsson, Ini Jawaban Huawei
-
Huawei Daftarkan Paten Ponsel dengan Kamera di Bawah Layar
-
Jatuh dari Lantai 5, Honor 10 Masih Hidup Setahun Kemudian
-
Soal Kerja Sama dengan Huawei, Ucapan Trump Tak Selaras dengan Pemerintah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu