Suara.com - Sungguh ironi dengan apa yang tengah dihadapi Google. Di saat mereka merayakan Hari Anak Nasional dengan menjadikannya sebagai tema Google Doodle hari ini, perusahaan asal Mountain View, Amerika Serikat, ini justru tengah menghadapi dakwaan kasus pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Privasi Data Anak-Anak.
Sebagaimana dikutip dari The Washington Post pada Selasa (23/7/2019), Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC) dilaporkan akan menjatuhkan denda kepada Google.
Pasalnya, FTC menyatakan bahwa layanan video streaming Google, yaitu YouTube, telah melanggar undang-undang privasi data federal untuk anak-anak dengan mengumpulkan data dari anak-anak di bawah 13 tahun.
Laporan tersebut menyatakan, penyelidikan FTC menemukan bahwa Google dan YouTube gagal melindungi anak-anak secara memadai dan mereka telah mengumpulkan data anak-anak tersebut. Tindakan ini melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-Anak (Children's Online Privacy Protection Act, COPPA).
FTC sendiri telah menerima banyak keluhan terkait privasi anak-anak di YouTube selama bertahun-tahun. Adapun undang-undang yang dimaksud adalah melarang perusahaan untuk mengumpulkan data dari pengguna di bawah 13 tahun dan menargetkan mereka dengan iklan hasil personalisasi atas data yang dikumpulkan.
Namun, besaran denda yang dijatuhkan FTC kepada Google masih belum diumumkan. Meski begitu, sumber internal FTC memperkirakan bahwa denda yang akan dijatuhkan bernilai jutaan dolar.
Berita Terkait
-
5 Diskon Rayakan Hari Anak Nasional, Nomor 5 Ada yang Gratis
-
Menggemaskan, Begini Cara Google Rayakan Hari Anak Nasional 2019
-
Anak Berhadapan Hukum Tertinggi, Potret Buram Perlindungan Anak Indonesia
-
Langgar Privasi, Google Hapus 7 Aplikasi Ini
-
Mantap, Google Naikkan Hadiah Bagi Pemburu Celah Keamanan Chrome!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Daftar Harga HP OPPO 2026 Terbaru Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Terbaru Murah, Spek Gahar dan Performa Kencang