Suara.com - Pekan lalu, YouTuber Kimi Hime sempat menyebut-nyebut nama Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam sebuah videonya pekan lalu, tak lama setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutnya telah melanggar UU ITE, khususnya pasal soal kesusilaan.
"Kalau memang saya melanggar undang-undang, kalau memang diproses secara hukum, ya tolong dijelaskan saya salahnya di mana," kata Kimi Hime dalam video bertajuk Dear Bapak Presiden Joko Widodo... yang diunggah pada 24 Juli lalu itu.
Menanggapi hal tersebut, tim kuasa hukum Kimi Hime menjabarkan bahwa apa yang dilakukan oleh kliennya tersebut merupakan bentuk ekspresi dari seorang kreator konten yang mempertanyakan kejelasan regulasi internet.
"Terkait Jokowi, itu ekspresi dia (Kimi Hime), dia hanya meminta penjelasan mengenai regulasi mana yang dianggap menjadi pelanggaran," kata tim kuasa hukum Kimi Hime, Irfan Akhyari, mendatangi Kominfo di Jakarta, Senin (29/7/2019).
Menurut Irfan, aksi kliennya itu menjadi salah satu bukti belum adanya aturan pasti mengenai batasan kesusilaan yang ditetapkan pemerintah untuk konten digital.
"Perlu ada aturan jelas yang mengatur konten digital. Bukan hanya konten kreator saja, tapi penyedia aplikasi, dalam hal ini YouTube agar ini bisa berkembang dengan sehat," sambugnya.
Secara terpisah, Kominfo juga terbuka dengan masukan yang diberikan oleh pihak Kimi Hime. Bahkan, saat ini pihaknya tengah menggodok aturan yang bisa dijadikan pacuan bagi para pelaku konten kreatif untuk membuat sebuah karya di internet.
"Dalam waktu dekat kita akan merevisi UU no 19 tahun 2014 tentang penanganan konten internet," ujar Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu.
Baca Juga: Kimi Hime Akan Menghadap Menteri Kominfo Pekan Ini
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
Wasekjen PSI Ibaratkan Jokowi Tanpa Piala Dunia, Menang Pemilu 2029 Jadi Penutup Karier
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
20 Perangkat Xiaomi dan Redmi Resmi Kebagian HyperOS 3, UI Baru Berbasis Android 16
-
Terpopuler: Konteks Jokowi dan Sri Mulyani di Epstein Files, Rekomendasi HP Murah untuk Ojol
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan