Suara.com - Analis keamanan dan intelijen dari Universitas Indonesia, Ridlwan Habib mengatakan bahwa kemungkinan adanya serangan siber perlu diperimbangkan polisi dalam penyelidikan gangguan kelistrikan di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Ridlwan mengatakan akibat gangguan listrik yang terjadi di Jabodetabek, banyak fasilitas umum vital yang lumpuh seperti MRT, KRL, layanan seluler, lampu lalu-lintas hingga ATM tidak bisa beroperasi.
"Investigasi mendalam harus segera dilakukan oleh PLN, termasuk mewaspadai kemungkinan adanya serangan siber terorisme di infrastruktur listriknya," kata Ridlwan dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/8/2019).
Serangan siber terorisme dijelaskan Ridlwan mengarah kepada perangkat-perangkat gardu utama baik Sutet maupun GITET PLN mesti segera dilakukan. Apalagi kondisi yang sama pernah terjadi di Argentina pada Juni lalu. Pemerintah Argentina juga menduga adanya serangan Siber di instalasi listrik Argentina.
Ridlwan menjelaskan serangan siber terorisme bisa mengacaukan sistem kendali frekuensi dan pasokan listrik. Kalau antisipasi yang dilakukan PLN lemah, maka bisa berdampak kepada kepanikan masyarakat.
"PLN harus segera membuat tim siber kontra-terorisme yang memeriksa semua jaringan instalasi, termasuk perangkat dan email para petugas di lapangan agar aman dari serangan, " tuturnya.
PLN, lanjut dia, bisa bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN) yang mempunyai kapabilitas dan personel untuk melakukan deteksi dini serangan Siber.
Ridlwan menambahkan bahwa sebaiknya PLN membangun sistem komunikasi darurat apabila kejadian pemadaman listrik itu berulang. Pasalnya di saat pemadaman listrik itu terjadi, beberapa provider telekomunikasi juga tidak bisa digunakan oleh masyarakat.
"Jangan sampai ketika ada kejadian blackout justru pihak manajemen sulit berkomunikasi antarjajaran karena provider telekomunikasi mati. Harus disiapkan sistem lain, misalnya telepon satelit atau yang serupa, " pungkas dia.
Baca Juga: Masih Ada 1.500 ATM BCA Tak Beroperasi Normal Akibat Ulah PLN
Berita Terkait
-
Berapa Daya Listrik AC Inverter 1 PK? Ini Cara Menghitung Tagihan Listrik
-
Xiaomi Skynomad N70 Max Resmi Diperkenalkan, Punya Jarak Tempuh 505 Km dan Harga Rp684 Jutaan
-
Promo Kilat! Bayar Token dan Tagihan Listrik di BRImo Dapat Cashback Rp25 Ribu
-
Korsleting Berulang, Kebakaran Jakarta Tak Kunjung Reda: Apa Masalahnya?
-
Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21