- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin ketahanan listrik nasional aman meski produksi batubara dipangkas tahun 2026.
- Realisasi produksi batubara 2025 adalah 790 juta ton, dipangkas menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026.
- Pemangkasan produksi dilakukan untuk mengendalikan harga batubara global yang cenderung anjlok karena suplai besar.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan ketahanan listrik nasional aman di tengah isu kekurangan pasokan batubara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), akibat rencana pemerintah yang memangkas produksinya dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
Tercatat pada 2025 realisasi produksi batubara nasional mencapai 790 juta ton, sementara pada periode 2026 akan dipangkas menjadi kisaran 600 juta ton.
"Untuk kebutuhan PLN, teman-teman media dan seluruh rakyat Indonesia, saya memastikan bahwa sampai dengan bulan Maret, April, no issue (tidak ada masalah)," kata Bahlil saat menggelar konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (3/3/2026).
Bahlil memastikan, meski pemerintah menata kembali kuota produksi batubara pada 2026 dalam RKAB, pemerintah memprioritaskan kebutuhan untuk PLN.
"Dengan kita melakukan penataan terhadap RKAB, dengan memprioritaskan untuk memaksimalkan memenuhi kebutuhan nasional. Termasuk dalamnya adalah kebutuhan PLN," kata Bahlil.
Adapun tujuan pemangkasan produksi batubara guna mengendalikan harga. Bahlil menyebut bahwa Indonesia menjadi salah satu produsen batubara terbesar yang menyuplai kebutuhan global.
"Sebanyak 43 persen dari total batubara yang diperdagangkan itu disuplai dari Indonesia. Total batubara yang diperdagangkan di dunia itu 1,3 miliar ton. Dan kita menyuplai kurang lebih sekitar 500 sampai 550 juta ton," kata Bahlil.
Merujuk pada angka tersebut, Bahlil menyebut harga batubara menjadi anjlok, sehingga produksinya perlu untuk dikendalikan.
"Tapi apa yang terjadi, harganya bukan kita yang mengendalikan. Harganya di luar yang mengendalikan. Ideal harganya bagus, karena supply and demandnya besar, demandnya sedikit, maka harganya jadi murah," ucapnya.
Baca Juga: Selat Hormuz Membara, Bahlil Putar Haluan Impor Minyak ke Amerika
"Kita harus memaknai bahwa pengelolaan sumber daya alam kita, ini barang milik negara. Dan negara ini dikelola harus dengan hati-hati," tegas Bahlil.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Apindo memperingatkan bahwa pemotongan kuota produksi batu bara dapat mengancam ketersediaan energi untuk PLTU.
Ketua Komite Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) Apindo, Hendra Sinadia, meminta agar rencana tersebut ditinjau kembali.
"Di Apindo kita khawatirkan malah bukan hanya produksi ini bisa berdampak kepada kelancaran pasokan kelistrikan dalam negeri. Bahkan APLSI (Asosiasi Pembangkit Listrik Swasta Indonesia) juga sudah menyampaikan kekhawatirannya,” kata Hendra beberapa hari yang lalu.
Berita Terkait
-
Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Ini Kata Bahlil soal Pasokan BBM
-
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace, Ketua MPR Bocorkan Sikap Prabowo
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dukung Free Palestina, Kiper Spanyol Ogah Jabat Tangan Trump Usai Final Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026: Jersey Spesial Argentina, Messi Kenakan Patch Legacy
-
Jelang Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Unggah Pesan Menyentuh dari Masa Kecil
-
Nonton Di Sini! Link Steaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
-
Susunan Pemain Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Scaloni Buat Kejutan
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum