Suara.com - Seperti yang diketahui, sistem operasi Android selama ini menggunakan nama-nama makanan penutup seperti Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, hingga Pie.
Namun, dilaporkan bahwa sistem operasi Android Q yang akan datang tidak lagi menggunakan nama-nama makanan seperti itu.
Dilansir dari The Verge, Google mengumumkan bahwa pihaknya akan menamai sistem operasi terbaru itu dengan sebutan Android 10.
Nama baru Android dengan menggunakan angka tersebut tentu menimbulkan banyak prediksi, beberapa menyebutkan bahwa generasi Android berikutnya akan dinamai sesuai dengan urutan angka.
Nama baru Android ini disebut-sebut merupakan keputusan yang diambil sesuai dengan apa yang diinginkan pengguna.
Menurut Sameer Samat selaku VP of Product Management Android, nama makanan yang digunakan sistem operasi tersebut sebelumnya dirasa sulit dimengerti oleh masyarakat secara global.
Masalah pengucapan menjadi salah satu kendala yang membuat pengguna sulit membedakan versi-versi Android dengan nama makanan tersebut. Penggantian nama ini juga disebabkan karena beberapa nama makanan dirasa asing untuk daerah-daerah tertentu.
Sebagai contoh adalah Pie yang rupanya tidak termasuk makanan penutup di beberapa wilayah atau Marshmallow yang tidak terlalu populer di seluruh dunia.
Lebih lanjut, Android menyadari bahwa sistem operasi populer secara global harus memiliki penamaan yang jelas dan mudah dipahami oleh penggunanaya. Oleh karena itu, penggunaan angka untuk sistem operasi teranyar Google ini dinilai menjadi pilihan yang tepat.
Baca Juga: 5 Aplikasi Menonton Film Gratis di Android
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror
-
BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT
-
Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana
-
Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan
-
Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?
-
Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut