3. Mencegah agar pembaruan yang diunduh tidak diinstal
Setelah pembaruan mulai terpasang, pengguna tidak harus menghentikannya karena dapat berpotensi berbahaya bagi PC. Namun, jika Windows 10 telah mengunduh pembaruan tetapi belum mulai menginstalnya, pengguna masih dapat menghentikannya.
Caranya, pengguna cukup ketik Security and Maintenance di bilah pencarian lalu klik hasil pertama untuk membuka jendela panel kontrol. Klik Maintenance > gulir ke bagian Automatic Maintenance > pilih Stop Maintenance untuk menghentikan pembaruan.
Jika pengguna berubah pikiran dan ingin memulai kembali pembaruan, cukup klik Start Maintenance.
4. Nonaktifkan layanan startup Pembaruan Windows
Pada bilah pencarian Windows 10, ketik Services. Klik kanan hasil atas dan pilih Run as Administrator. Gulir ke bawah daftar sampai mencapai entri Windows Update (Pembaruan Windows).
Jika kolom 'Status' memperlihatkan Running, klik kanan entri Pembaruan Windows dan klik Stop. Lalu klik kanan lagi dan klik Properties. Di menu yang ditampilkan, di bawah Startup Type, pilih Disabled, lalu klik Ok.
Cara ini akan mencegah Pembaruan Windows dari menginstal pembaruan secara otomatis.
5. Nonaktifkan pembaruan menggunakan Kebijakan Grup
Baca Juga: Cara Mengatur Factory Reset Windows 10
Pengguna cukup ketik gpedit.msc di bilah pencarian Windows 10 dan klik hasil pertama. Navigasikan ke jalur berikut menggunakan panel sebelah kiri: Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update. Di jendela kanan, klik dua kali Configure Automatic Updates.
Lalu jendela baru akan terbuka. Di sudut kiri atas, klik Disabled, lalu klik Apply dan Ok. Cara ini akan mencegah Windows 10 dari mengunduh dan menginsal pembaruan secara otomatis, meskipun pengguna masih dapat mencari pembaruan secara manual dengan membuka Pembaruan Windows.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?