Suara.com - Pada 2 tahun lalu, pengakuan seorang pilit Amerika Serikat membuat penggemar alien semakin percaya bahwa kendaraan alien UFO adalah hal yang nyata.
Namun sayangnya, pengakuan pilot Amerika Serikat tersebut masih belum dikonfirmasi oleh kesatuannya sendiri.
Pada awal September 2019, perwakilan resmi dari US Navy atau Angkatan laut AS mengonfirmasi bahwa video yang pernah tersebar di internet adalah asli.
Meskipun tidak secara langsung mengatakan objek misterius tersebut adalah UFO, namun publik langsung menerka bahwa objek yang dimaksud bisa jadi adalah "kendaraan alien".
"Angkatan Laut menunjuk objek-objek yang terkandung dalam video tersebut sebagai fenomena udara yang tidak dikenal," kata Joseph Gradisher, juru bicara resmi untuk Deputy Chief of Naval Operations for Information Warfare.
Pernyataan itu didapat setelah blog populer The Black Vault mengungkapkan beberapa dokumen yang diklaim milik militer AS saat sedang membahas tentang sesuatu "di luar nalar".
Tak menyebut UFO, juru bicara militer AS hanya menyebutkan bahwa 3 video yang beredar adalah asli dan isi di dalamnya mengandung objek "tidak terklasifikasi".
The Black Vault, sebuah blog yang didedikasikan untuk mengungkap rahasia pemerintah AS berhasil merekam beberapa kata kunci yang bisa mengarah ke keberadaan UFO.
Beberapa kata kunci di dalam dokumen yang ada termasuk "FLIR1," "Gimbal" dan "GoFast".
Baca Juga: Penampakan UFO Terlihat Tepat Friday the 13th, Ternyata...
Tak hanya satu, namun terdapat beberapa laporan UFO yang terlihat oleh pilot Angkatan Laut di atas kawasan Pantai Timur Amerika Serikat antara musim panas 2014 dan awal 2015.
Insiden-insiden itu dilaporkan ke dalam program AATIP (Advanced Aerospace Threat Identification Program) milik Pentagon yang dirilis pada Desember 2017.
Dikutip dari Futurism, sebelumnya, seorang pilot Angkatan Laut AS melaporkan bahwa ia hampir bertabrakan dengan UFO saat melakukan penerbangan di atas Pantai Virginia pada tahun 2014.
Salah satu video menunjukkan bahwa saksi mata atau pilot AS melihat objek yang tidak dikenal muncul tiba-tiba pada ketinggian 80 ribu kaki atau 24.300 meter.
Berita Terkait
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
-
Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air
-
Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas
-
Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series
-
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 31 Maret 2026: Ada Skin Pet, Pirate, dan M14 Panther Gratis
-
Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026