Suara.com - Setelah absen cukup lama tidak merilis ponsel baru, Xiaomi tiba-tiba melepas teaser yang menyiratkan kehadiran sebuah produk baru.
Sebuah poster mengungkap, Xiaomi Indonesia memajang angka 8. Lantas apakah angka tersebut merujuk pada kehadiran Redmi 8 Series?
Hingga saat ini, hal tersebut hanya asumsi saja karena pihak Xiaomi sendiri masih bungkam seputar pertanyaan itu. Namun ketika ditanyai angka 8, mereka menyebut angka tersebut sebagai single digit yang unik.
Bentuknya khas merefleksikan dua atribut yang sangat penting, yaitu keseimbangan dan kekuatan. Sementara secara spiritual, angka 8 merefleksikan sesuatu yang praktis, realistik, dan pintar.
Maka, angka 8 dinilai Xiaomi sebagai hal yang menarik ketika dikaitkan dengan sebuah ponsel. Bahkan, Xiaomi berencana membuat ponsel yang didesain dan dirancang untuk menghadirkan segala kebaikan yang direfleksikan oleh angka 8, yaitu powerful, praktis, cerdas, dan inovatif.
Di sisi lain, riset Google Indonesia tahun 2019 menyatakan bahwa hal yang diutamakan pengguna ponsel di Indonesia sangat hendak membeli ponsel baru adalah aspek kecepatan dan daya tahan baterai.
Kecepatan akan berhubungan tentang kinerja chipset, menggambarkan bahwa ponsel yang powerful wajib didukung dengan prosesor yang canggih. Sedangkan praktis bisa dihubungkan dengan daya tahan baterai.
Berdasarkan riset Google, orang Indonesia menggunakan gadget hampir lima jam sehari. Tak bisa dipungkiri ketersediaan baterai besar merupakan faktor penting bagi pengguna yang aktif dalam menggunakan ponsel sepanjang hari.
Selain itu, sektor inovasi yang menarik yang bakal dihadirkan Xiaomi di ponsel barunya adalah kamera, karena bakal menggunakan kamera dengan resolusi super besar yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hasil foto yang lebih ciamik.
Baca Juga: Selamat Hari Batik Nasional! Google Merayakannya Lewat Doodle
Resolusi pada kamera juga tak lepas dari inovasi sensor yang digunakan yang diklaim Xiaomi bisa memaksimalkan pencahayaan hasil bidikan dalam kondisi minim cahaya.
Tak hanya jernih, Xiaomi memastikan sektor kamera ponsel barunya bakal memiliki dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memaksimalkan hasil foto yang beresolusi tinggi sesuai dengan objek yang diambil.
"Seperti yang sudah dijelaskan di awal, angka delapan pada ponsel ini juga merefleksikan keseimbangan antara kecanggihan teknologi dengan kebutuhan pengguna. Jelas, hal-hal yang terefleksikan dari angka 8 ini sangat menarik dan sulit untuk diabaikan," tutup Xiaomi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!