Suara.com - Ojek online selalu diwarnai dengan drama, tak hanya persoalan cancel orderan namun orderan fiktif juga sering menghantui para driver ojol. Seperti yang dialami ojol yang baru ini mengalami kesialan usai menerima orderan makanan hingga ratusan ribu.
Siapa sangka, orderan yang ia terima adalah orderan fiktif. Kejadian tidak menyenangkan yang dialami driver ojol ini dibagikan sendiri anaknya, yang kemudian menjadi viral di Twitter usai diunggah rekan kerja sang anak, dalam sebuah thread yang dibuat @CB97enthus, Selasa (8/10/2019).
Kisah ini menjadi bagian dari 5 berita tekno top Suara.com hari ini, Rabu (9/10/2019). Berikut rinciannya:
1. Kena Tipu, Driver Ojol Ini Dapat Orderan Fiktif Hingga Ratusan Ribu
Ojek online selalu diwarnai dengan drama, tak hanya persoalan cancel orderan namun orderan fiktif juga sering menghantui para driver ojol. Seperti yang dialami ojol yang baru ini mengalami kesialan usai menerima orderan makanan hingga ratusan ribu. Siapa sangka, orderan yang ia terima adalah orderan fiktif.
Kejadian tidak menyenangkan yang dialami driver ojol ini dibagikan sendiri oleh anaknya yang kemudian menjadi viral di Twitter usai diunggah rekan kerja sang anak, dalam sebuah thread yang dibuat @CB97enthus pada Selasa (8/10/2019) lalu.
2. Ngenes! Kisah Ditinggal Menikah Tepat di Hari Pernikahan Ini Bikin Nyesek
Pernikahan merupakan salah satu acara sakral dan melibatkan dua keluarga besar. Rupanya, tidak semua acara pernikahan dapat berjalan dengan lancar sesuai keinginan.
Baca Juga: Riot Games Hapus Dukungan Facebook untuk League of Legends
Seorang warganet dengan akun Twitter @AtiMuliawati membagikan kisah adik ipar sepupunya yang mengalami kejadian tidak menyenangkan pada hari pernikahannya. Ia seharusnya berbahagia di hari tersebut karena bisa bersatu dengan kekasihnya.
3. Cara Mengatur Ulang Kata Sandi dan Kunci Layar di Android
Jika pengguna memiliki perangkat Android dengan pemindai sidik jari, itu merupakan salah satu teknologi yang memberikan kenyamanan bagi pengguna di era modern saat ini. Hal tersebut kemudian akan membuat pengguna mudah melupakan kata sandi dan nomor PIN perangkat.
Sebagaimana dilansir laman Lifewire, melupakan kata sandi atau kunci layar pada perangkat adalah hal yang fatal meskipun pengguna telah menggunakan pemindai sidik jari. Karena dalam beberapa hal, kata sandi atau kunci layar juga diperlukan untuk melakukan verifikasi tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai