Suara.com - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) mengatakan perusahaan teknologi Tokopedia diperkirakan berkontribusi sebesar Rp 170 triliun bagi ekonomi Indonesia tahun 2019 atau naik dibandingkan tahun 2018 yang mencapai Rp 58 triliun.
"Kontribusi ekonomi langsung ini tidak hanya terjadi di Jawa tapi juga bagi ekonomi regional Indonesia," kata Wakil Direktur LPEM UI Kiki Verico dalam diskusi publik di Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Berdasarkan hasil riset LPEM UI tahun 2018, kata dia, melonjaknya nilai tersebut, karena didorong meningkatnya jumlah penjual dari sekitar lima juta pada tahun 2018 menjadi 6,4 juta pada tahun 2019.
Para penjual tersebut, lanjut dia, sekitar 86,5 persen merupakan pedagang baru dan 94 persen di antaranya termasuk dalam kategori ultra mikro dengan omzet di bawah Rp 100 juta per tahun.
Mereka, kata dia, tersebar di 96 persen kota/kabupaten di Indonesia dengan pemasaran lebih dari 200 juta jenis barang ke pelosok negeri. Sedangkan jumlah pengguna aktif di perusahaan perdagangan dalam jaringan itu mencapai 90 juta pengguna.
Menurut dia, hasil riset juga menyebutkan selama tahun 2018 total nilai penjualan (GMV) mencapai Rp 73 triliun dan diestimasi melonjak hingga Rp 222 triliun tahun 2019. Jumlah itu, kata dia, setara dengan 1,5 persen ekonomi Indonesia.
Hasil riset, kata dia, juga menyebutkan ekonomi di daerah, turut menggeliat seperti di Sulawesi Utara mencapai Rp 160 miliar, Aceh Rp 262 miliar, Kalimantan Timur Rp 933 miliar, Sumatera Utara Rp 2,79 triliun dan Bali Rp 822 miliar.
Kiki menambahkan, pendapatan rumah tangga juga bertambah sebesar Rp 19 triliun atau setara dengan peningkatan pendapatan Rp 441.000 untuk setiap angkatan kerja di Indonesia.
Untuk transaksi, hasil riset menyebutkan hampir 90 persen terjadi di kawasan Indonesia Timur, Indonesia Barat (56 persen), dan Tengah (33 persen).
Baca Juga: Ini Alasan Tokopedia Gandeng BTS Jadi Brand Ambassador
Pengaruh perusahaan teknologi itu terhadap ekonomi RI, kata dia, juga tidak lepas dari jumlah lapangan kerja yang diciptakan.
Selama tahun 2018, dari hasil riset menyebutkan lapangan kerja diciptakan sebanyak 857.000 pekerjaan baru dari penjual aktif di Aceh hingga Papua.
Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, pihaknya akan menjadi super ekosistem yang menjembatani semua pihak untuk akselerasi pemerataan ekonomi digital Tanah Air.
Untuk mencapai itu, pihaknya akan membantu petani, nelayan, pemilik warung, forografer, pembuat kue dan profesi lainnya untuk layanan dalam jaringan dan non dalam jaringan.
"Kami menargetkan 10 tahun ke depan bisa berkontribusi sebesar lima persen ekonomi Indonesia," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Jangan Ketinggalan! Promo BRI di Tokopedia Diskon Rp100 Ribu, Berlaku Tiap Weekend
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
-
TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Mei 2026: Panen 600 Permata Tanpa Syarat
-
46 Kode Redeem FF Terbaru 11 Mei 2026: Buruan Ambil Bundle Gintoki dan M1014
-
5 Rekomendasi HP Midrange Baterai Monster, Tahan hingga 2 Hari
-
5 Rekomendasi Tablet Android selain Xiaomi dan Huawei, Harga di Bawah 5 Juta
-
8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna
-
5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
-
5 Tablet Layar AMOLED dengan RAM Besar, Ideal untuk Editing dan Gaming Berat
-
5 HP Murah Rp2 Jutaan RAM 12 GB, Performa Stabil Saingi Flagship
-
Raja Gaming Baru? Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster
-
Update Harga HP Entry-Level Vivo Mei 2026, Spek Oke Mulai Rp1 Jutaan