Layar
Layar Redmi Note 8 memiliki bentang 6,3 inci beresolusi RHD+ (2340 x 1080 piksel), lengkap dengan notch alias poni bermotif Dot Drop. Bezel ponsel juga kian tipis, mengingat rasio screen-to-body Redmi Note 8 menembus 90 persen.
Redmi Note 8 dilengkapi Widevine L1, yaitu sistem yang memungkinkan untuk menikmati konten DRM beresolusi tinggi. Pada umumnya, Widevine L1 hanya bisa ditemukan di ponsel kelas atas.
Jadi, pengguna Redmi Note 8 bisa menikmati Netflix dan layanan Video on Demand (VoD) lainnya dengan resolusi Full HD.
Tak kalah penting, ponsel murah ini juga punya berbagai mode untuk menjaga kenyamanan dan keamanan mata penggunanya melalui mode sunlight, mode malam dan mode baca.
Karena layar merupakan bagian cukup penting, maka Redmi Note 8 sudah terverifikasi oleh TUV Rheinland, lembaga independen yang memberikan sertifikasi global untuk produk industri.
Sayangnya, Redmi Note 8 masih menggunakan layar IPS, sehingga pemindai sidik jari yang terpasang pun masih berbentuk fisik, bukan terbenam di bawah layar (in-display fingerprint).
Performa
Di balik tampilan luarnya yang menggoda, Redmi Note 8 diotaki chipset Qualcomm Snapdragon 665 AIE yang membawa CPU Octa-Core (4x2,0 GHz Kryo 260 Gold & 4x1,8 GHz Kryo 260 Silver) dan disandingkan dengan kartu grafis Adreno 610.
Baca Juga: Internet Telkomsel dan Indihome Gangguan, Ini Penyebabnya
Sebagai informasi, Snapdragon 665 AIE menjadi chipset yang banyak dipakai oleh ponsel di kelas menengah. Sebagai contoh, chipset ini juga disematkan pada Realme 5 hingga Oppo A9 2020 yang harganya di atas Redmi Note 8.
Sementara untuk penyimpanannya terdiri dari tiga pilihan RAM 3/4/6 GB dan memori internal 32/64/128 GB yang masih bisa didongkrak via MicroSD hingga 256 GB. Kebetulan, varian yang Suara.com jajal adalah Redmi Note 8 RAM 6 GB + ROM 128 GB, versi teratas di keluarga Redmi Note 8.
Melintas di sistem operasi Android 9 Pie dengan antarmuka MIUI 10.3, tampilan dan menu ponsel ini juga sederhana untuk dioperasikan.
Sedangkan untuk performa teknisnya, Suara.com menggunakan bantuan aplikasi benchmark ponsel, yakni AnTuTu dan Geekbench 5.
Hasilnya, AnTuTu memberikan skor 170129 untuk Redmi Note 8. Sementara skor yang didapat dari Geekbench 5 adalah 312 di single-core dan 1255 untuk multi-core. Nilai yang cukup besar untuk ponsel berbanderol Rp 2.899.000.
Game
Redmi Note 8 sepertinya sukses meneruskan tradisi Xiaomi yang mampu menawarkan pengalaman bermain game dalam sebuah perangkat yang bisa dijangkau semua kalangan.
Ketika dipakai untuk bermain PUBG Mobile, Smooth - Extreme dengan bantuan GFX Tool. Sementara saat dipakai untuk bermain game paling populer saat ini, Call of Duty: Mobile, Redmi Note 8 masih nyaman dipakai untuk menjalankan Quality High dan Frame Rate High.
Satu hal yang menarik, Redmi Note 8 dilengkapi fitur Game Booster yang bakal menambah keseruan pengguna saat memainkan game favorit mereka.
Minusnya, Redmi Note 8 masih terasa panas jika dipakai bermain game dalam waktu yang cukup lama.
Kamera
Kamera menjadi salah satu fitur andalan yang dibawa Redmi Note 8. Seperti kebanyakan ponsel yang hadir di paruh kedua tahun ini, Redmi Note 8 pun membawa empat kamera belakang.
Kamera utamanya menggunakan sensor Samsung GM1 beresolusi 48 MP yang sanggup menghasilkan detail foto yang tajam.
Hasil ini didapat lantaran mengadopsi teknologi Tetra Cell dalam kondisi pencahayaan minimal dan algoritma remosaic pada kondisi pencahayaan yang cukup terang, sehingga dapat menghasilkan gambar yang sangat mendetail dengan warna natural.
Selanjutnya, ada kamera ultra-wide 8 MP dengan besaran piksel 1,12um yang mampu menangkap obyek foto seluas 120 derajat. Menariknya, kamera ultra-wide ini masih bisa menjalankan fitur HDR.
Kamera ketiga merupakan lensa makro beresolusi 2 MP yang sanggup dipakai untuk memotret dengan jarak terdekat 2 cm. Kemampuan ini jelas lebih unggul ketimbang pesaing lainnya di segmen ini karena batas jarak makro mereka hanya 4 cm.
Sedangkan kamera terakhir, beresolusi 2 MP dan berfungsi untuk memberikan efek blur alias bokeh yang cukup rapi.
Untuk fiturnya sendiri, kamera belakang Redmi Note 8 punya mode otomatis, 48 MP, potrait, night, panorama, dan pro.
Beranjak ke bagian depan, kamera selfie Redmi Note 8 dipersenjatai sensor 13 MP f/2.0 yang cukup bisa diandalkan, baik dalam kondisi minim cahaya, maupun ketika di luar ruangan.
Beralih ke urusan video, baik sensor utama maupun ultrawide bisa merekam video. Bahkan Redmi Note 8 bisa merekam video dengan kamera makro.
Saat perekaman dengan kamera utama, pengguna bisa mengatur resolusi video yang mereka inginkan mulai dari 720p 30 fps, 1080p 30 fps, 1080p 60 fps, dan 4K 30 fps. Sedangkan untuk ultra-wide hanya bisa menjalankwn format 720p 30 fps dan 1080p 30 fps.
Meski begitu, fitur image stabilization tidak akan bekerja ketika Redmi Note 8 dipakai untuk merekam dengan resolusi 1080p 60 fps dan 4K 30 fps.
Fitur video Redmi Note 8 yang menarik untuk dicoba selanjutnya adalah slow motion-nya yang bisa merekam di kecepatan 120 fps dan 240 fps.
Hanya saja, pastikan pencahayaan yang cukup saat membuat video gerak lambat. Ketika cahaya kurang memadai, hasil slow motion Redmi Note 8 jauh dari kata bagus.
Sementara untuk perekaman video dengan menggunakan kamera depan, sanggup menjalankan video 1080p 30 fps.
Baterai
Redmi Note 8 hadir dengan kapasitas baterai yang cukup besar, yakni 4,000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, ponsel sanggup dipakai untuk memutar video selama 13 jam dan bermain game 7 jam.
Sedangkan untuk pengisian baterainya, Redmi Note 8 sudah dijejali teknologi pengisian daya cepat Quick Charge 3.0 berdaya 18 Watt yang bisa mengisi penuh baterai menggunakan colokan Type-C dalam waktu sekitar 2 jam.
Sebagai bonus tambahan, Redmi Note 8 juga dibekali IR blaster yang dapat digunakan untuk mengontrol televisi dan peralatan elektronik rumahan lainnya.
Kesimpulan
Redmi Note 8 bukan hanya sukses menjalankan perannya sebagai penerus Redmi Note 7. Lebih dari itu, ponsel ini menyajikan spesifikasi terbaik di kelasnya dengan banderol harga yang ekonomis.
Adapun catatan minor untuk ponsel ini adalah dukungan layarnya yang belum mengusung Super AMOLED yang tidak memiliki pemindai sidik jari di bawah layar.
Tapi ringkasnya, Redmi Note 8 patut diperhitungkan menjadi jagoan di pasar ponsel Rp 2 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM