Suara.com - Google baru saja mengumumkan hadiah fantastis untuk hacker Titan M. Uang tunai hingga 1 juta dolar AS atau setara Rp 14 miliar disiapkan untuk Google yang dapat menjebol ke chip keamanan tersebut.
Sedikit pengenalan, Titan M merupakan chip keamanan yang diperkenalkan Google untuk Pixel 3 tahun 2018 lalu. Berfungsi untuk menjaga data sensitif di smartphone, chip keamanan Titan M ini diklaim super tangguh menjaga data dari pihak luar.
Dilansir dari Business Insider, Google menjanjikan hadiah fantastis ini untuk siapa saja yang mampu masuk ke dalam kode utuh di Titan M melalui jarak jauh.
Tidak hanya hadiah dengan total fantastis, Google juga menjanjikan bonus tambahan hingga 50 persen untuk peneliti yang menemukan exploit versi Android developer preview.
Google begitu berani memberikan hadiah dengan total fantastis untuk hacker Titan M, perusahaan ini rupanya yakin betul bahwa chip keamanan buatannya ini memiliki kemampuan di atas rata-rata yang tidak bisa ditembus siapa saja.
Titan M diklaim mampu menjaga data sensitif seperti login credentials, disk excryption, data aplikasi, hingga menjamin integrasi sistem operasi.
Selain menawarkan hadiah fantastis untuk hacker Titan M, Google juga menawarkan hadiah lainnya untuk beberapa kategori lainnya yaitu membobol kunci layar dan data exfiltration.
Untuk program bug bounty yang digelar sepanjang 2019 ini, Google menyiapkan hadiah 15.000 dolar AS atau Rp 221 juta untuk para peneliti keamanan yang berpartisipasi.
Hadiah besar lainnya dengan total 161.337 dolar AS atau Rp 1 miliar diberikan pada peneliti yang telah menemukan rantai eksploitasi eksekusi kode jarak jauh melalui satu klik di Pixel 3.
Baca Juga: Google Maps Akan Uji Fitur Panduan Lokal
Jika kamu merasa mampu menyusup ke chip keamanan Titan M milik Google ini, silahkan dicoba ya.
Berita Terkait
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Menghindari Jalan Sempit di Google Maps, agar Tidak Terjebak dan Kesasar
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
IM3 dan Tri Hadirkan Google Gemini AI di Paket Data Tanpa Langganan Mahal
-
Bocoran Anyar Aluminium OS: UI Premium, Sistem Diklaim Lebih Kencang dari ChromeOS
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah
-
Ekspansi Baru Pokemon TCG Seri Ledakan Peniada Rilis di Indonesia