Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate meminta Pornhub untuk mencegah orang-orang mengakses situs porno tersebut melalui VPN (Virtual Private Network). Ia menilai mengakses situs dewasa via VPN adalah bentuk kejahatan.
Plate, yang ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019), mengatakan bahwa pemerintah sejak 2017 telah memblokir Pornhub. Tetapi situs tersebut masih juga diakses oleh warganet Indonesia dengan memanfaatkan VPN.
"Pornhub kan sudah ditakedown dari 2017, kalau sampai sekarang pun itu diblokir," kata Plate.
"Sekarang kita sudah berkomunikasi dengan Pornhub untuk minta yang di VPN, supaya di VPN enggak bisa diakses juga. Mereka harus take down itu, dan itu sekarang sedang berproses. Itu kejahatan, enggak boleh," lanjut politikus Partai Nasdem tersebut.
Plate mengomentari Pornhub setelah muncul sebuah akun di situs porno tersebut yang mengatasnamakan Kemkominfo. Pemerintah telah melayangkan protes terhadap munculnya akun itu.
VPN, sesuai namanya, adalah layanan yang menyediakan jalur komunikasi khusus di internet. Komunikasi internet menggunakan VPN idealnya terjaga karena disampaikan lewat jalur khusus yang dijaga kerahasiaannya.
Dalam kasus Pornhub, meski sudah diblokir, pengguna yang memanfaatkan VPN masih bisa mengakses situs dewasa itu karena alamat IP mereka disamarkan dan tak terindentifikasi sebagai pengguna internet dari Indonesia.
Indonesia sendiri pada 2019 dinobatkan sebagai negara dengan pengunduh VPN terbesar di dunia. Dari 480,1 juta pengunduhan VPN di dunia sepanjang 12 terakhir, jumlah terbesar berasal dari Indonesia dengan angka 75,5 juta download.
Indonesia mengalahkan Amerika Serikat (74,6 juta) dan India di urutan ketiga dengan jumlah unduhan VPN 57 juta kali. Pengunduhan VPN di Indonesia meningkat 111 persen di 2019.
Baca Juga: Prestasi Terbaru Indonesia: Pengunduh VPN Terbesar di Dunia pada 2019
Naiknya kebutuhan terhadap VPN paling terasa pada Mei 2019, ketika pemerintah sengaja memperlambat akses ke sejumlah media sosial sebagai buntut dari kerusuhan pascapemilu lalu.
Berita Terkait
-
Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN
-
Apa Itu VPN dan Bagaimana Cara Menggunakannya? Tak Hanya untuk Buka Situs yang Diblokir
-
Panduan Mudah: Cara Memblokir dan Membuka Blokir Situs Internet di Firefox
-
Tak Perlu Repot Download Aplikasi Tambahan: Gini Cara Aktifkan VPN Bawaan di Opera
-
Cara Terbaru Menggunakan VPN di iPhone: Lengkap Cara Pasang, Atur, dan Ganti Server
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Exynos 2600 Setara Chipset Apa? Bisa Saingi Snapdragon 8 Elite Gen 5?
-
4 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Solusi Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Bolong
-
22 Kode Redeem FC Mobile 12 Maret 2026, Daftar Bintang TOTW & Peluang Emas Dapat Icon Pele
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah