Suara.com - Kurang mujur dalam urusan menjual ponsel tak lantas membuat Honor menyerah. Vendor asal China tersebut mencoba peruntungan lainnya dengan menggarap pasar wearable di Indonesia. Paling anyar, submerek Huawei itu membawa Honor Watch Magic 2 ke Tanah Air.
Smartwatch terbaru ini dibanderol Rp 2,4 juta dan sudah tersedia sejumlah ecommerce yang ada di Indonesia. Suara.com berkesempatan untuk menjajal jam tangan pintar tersebut. Selengkapnya, bisa kamu simak review Honor Magic Watch 2 berikut.
Desain dan Layar
Sporty, demikian kesan yang didapat ketika pertama kali membuka boks Honor Watch Magic 2. Kebetulan, varian yang diulas memiliki lingkar bezel 46 mm. Sementara warnanya hitam dengan tali berbahan silikon sepanjang 22 mm.
Untuk kenyamanan penggunaan, tali Honor Watch Magic 2 punya banyak lubang adjustable sehingga pengguna bisa menyesuaikan kuncian jam tangan sesuai dengan ukuran tangan.
Desainnya sendiri sudah mengikuti gaya smartwatch kekinian karena punya petunjuk tachymeter yang melingkar di pinggir bezel, layaknya jam tangan premium.
Bodi Honor Watch Magic 2 terbuat dari stainless steel dan material ini masih menjadi pilhan terbaik untuk jam tangan. Maka dari itu, bobotnya pun sangat ringan.
Honor Magic Watch 2 juga terlihat lebih ramping karena ketebalannya hanya 9,8 mm saja. Bagian atasnya tampak sejajar antara bezel dengan layar. Di sebelah kanan terdapat dua crown (tombol) untuk mengatur fungsi yang ada dalam perangkat.
Beranjak ke bagian layar, Honor Magic Watch 2 menggunakan panel Super AMOLED, pilihan tepat agar layar bisa menampilan warna-warna yang lebih hidup, sekaligus agar terlihat jelas meskipun di bawah terik matahari.
Baca Juga: Laris Manis, Pre-Order Honor Magic Watch 2 Kembali Digelar
Paling menarik dari layar Honor Magic Watch 2 adalah layarnya yang always on display alias selalu menyala. Tampilan utama pada layar pun bisa diatur sesuai keinginan pengguna.
Fitur
Honor Magic Watch 2 hadir dengan beragam mode pelacak kebugaran, mulai dari yang paling standar seperti berjalan kaki dan lari di luar ruangan, triathlon, dayung, hingga mode paling kompleks seperti berenang. Total, smartwatch ini punya 15 mode workout yang siap menjadi asisten olahraga penggunanya.
Setiap mode pada Honor Wacth Magic 2 dibuat secara mendetail. Tidak hanya sekadar menghitung langkah sederhana, tetapi juga mencakup pelacakan jarak dan waktu.
Contohnya saja, ketika dipakai berlari di luar ruangan, sistem akan melacak detak jantung, jarak, waktu, langkah, irama, kalori yang terbakar, ketinggian, hingga efek dari latihan yang dilakukan.
Selain itu, fitur asisten digital pada Honor Magic Watch 2 juga bisa bisa mengeluarkan suara dari speaker perangkat dengan cukup jelas. Jadi, seandainya pengguna mengatur untuk berlari dengan jarak 1 km, maka pada titik tertentu tertentu sang asisten akan memberi tahu sisa jarak hingga menempuh garis finish.
Berita Terkait
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Integrasi Usaha Properti dan Kuliner, Apakah Dukung Nilai Komersial dan Aktivasi Kawasan?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana