Suara.com - Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan bahwa informasi-informasi rahasia soal objek terbang misterius atau UFO akan membahayakan keamanan nasional AS hingga level yang mengerikan.
Seperti diwartakan sebelumnya, pada November 2004 beberapa pilot pesawat tempur Angkatan Laut AS yang bertugas di Kapal Induk USS Nimitz mengaku bertemu dengan sejumah UFO di atas Samudera Pasifik.
Rekaman insiden tersebut sudah beredar luas di publik dan para pejabat Angkatan Laut AS menyebut peristiwa tersebut sebagai "fenomena udara tak teridentifikasi", tanpa menjelaskan lebih rinci soal apa yang sebenarnya terjadi.
Kini, menanggapi permintaan publik yang memanfaatkan Undang-Undang Kebebasan Informasi di AS, Kantor Intelijen Angkatan Laut Amerika (ONI) mengatakan bahwa pihaknya memiliki beberapa dokumen dan sebuah video tentang insiden UFO pada 2004 tersebut.
Dokumen-dokumen dan video itu, sayangnya, tergolong sebagai informasi rahasia atau sangat rahasia. Jika diumbar ke publik, informasi-informasi tersebut bisa "sangat membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat."
Beberapa file dalam dokumen rahasia itu berisi "pengarahan-pengarahan" terkait insiden pertemuan dengan UFO tersebut, demikian diwartakan Live Science.
ONI juga mengakui memiliki satu video tentang peristiwa itu, yang tampaknya berdurasi lebih lama dari video yang beredar dirilis pemerintah Amerika Serikat pada 2017 lalu.
Ada kemungkinan video rahasia tersebut adalah rekaman berdurasi 10 menit yang pernah disaksikan oleh para perwira Angkatan Laut AS yang saat kejadian bertugas di USS Nimitz.
Sayang video itu sudah diambil dan file aslinya dihapus oleh beberapa orang tidak dikenal, yang mendarat di USS Nimitz menggunakan helikopter tak lama setelah insiden pertemuan UFO itu terjadi.
Baca Juga: Pesawat Alien Hijau di Site 7: Rahasia CIA soal UFO di Uni Soviet Terungkap
Hingga kini insiden pertemuan pilot-pilot Angkatan Laut Amerika dengan UFO pada 2004 masih menjadi misteri. Ada yang menduga, UFO-UFO itu dioperasikan oleh alien, tetapi ada yang berpendapat benda-benda terbang itu tak lain dari pesawat tempur canggih yang dikembangkan secara rahasia.
Berita Terkait
-
7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln
-
Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman