Suara.com - Para penikmat konsol game Nintendo Wii tengah dirundung rasa harap-harap cemas. Dalam surat edaran perusahaan, Nintendo mengatakan bahwa pada 31 Maret mendatang, pihaknya akan mengentikan dukungan untuk seri Wii.
Per tanggal tersebut, sebagaimana dilansir laman channelnews, Nintendo Wii, konsol game yang sudah berumur 13 tahun itu dipastikan tidak akan memiliki pembaruan perangkat maupun layanan purnajual di negara asalnya, Jepang.
Hal ini dilakukan karena alasan bagian-bagian suku cadang dalam Wii kini sudah langka, dan besar kemungkinan sudah tidak ada ketersediaanya.
Kendati demikian, sebagai catatan, penghentian perbaikan sejauh ini masih direncanakan di Jepang saja, sedangkan cabang perusahaan Nintendo di Amerika dan Eropa belum menentukan keputusan terkait kabar kabar ini.
Sebagai informasi, konsol game ini pertama kali dirilis pada 2006 lalu dan sempat meroket menjadi konsol game paling sukses keempat sepanjang masa dengan 101,6 juta unit terjual.
Kemudian Nintendo berhenti memproduksi Wii pada 2013. Keberadaannya digantikan oleh Nintendo Wii U yang ternyata gagal bersaing di pasaran.
Beruntung, perusahaan asal Negeri Sakura itu berhasil membuat Nintendo Switch pada 2017 yang hingga saat ini laris manis terjual di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku