Suara.com - Tren penggunaan jaringan 4G semakin berkembang pesat seiring dengan menjamurnya operator yang menawarkan program paket internet unlimited.
Namun, jangan dulu terkesima dengan kata Unlimited. Pasalnya ketika digunakan, tak semua operator itu ternyata rela memberikan kuota internet ‘tanpa batas’.
Seperti namanya, unlimited, seharusnya apa yang ditawarkan para operator harus benar benar tidak terbatas di aplikasi apapun, apalagi ada embel-embel jumlah kuota.
Berdasarkan pantauan Suara.com, saat ini setidaknya terdapat tiga operator telekomunikasi di Indonesia yang menawarkan produk internet unlimited kepada para pelanggannya, yaitu Smartfren, Indosat, dan Tri.
Dari ketiga operator tersebut, manakah yang benar-benar memberikan paket internet unlimited yang paling menguntungkan pelanggan?
Temukan jawabannya setelah melihat perbandingan paket internet unlimited Smartfren, Indosat, dan Tri berikut ini.
Smartfren
Smartfren, merupakan operator yang setia memberikan keuntungan kuota unlimited bagi para pelanggannya. Lihat saja dari banyaknya pilihan paket unlimited yang ditawarkan, mulai dari tahunan, bulanan, mingguan, hingga harian.
Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp 9.000, hingga Rp 100.000, tergantung dari masa berlakunya.
Baca Juga: Pertama dalam 20 Tahun, Peneliti Temukan Paus Pembunuh Mati Terdampar
Menariknya, pelanggan paket unlimited Smartfren diberikan akses menelepon gratis tanpa batas ke sesama pengguna dan menelepon gratis ke nomor pelanggan operator lain untuk beberapa menit.
Paket unlimited Smartfren juga menghadirkan beragam pilihan yang bisa pelanggan pilih sesuai kebutuhan kamu, mulai dari batas pemakaian wajar 500 MB seharga Rp 50.000, per bulan, 1 GB seharga Rp 75.000, per bulan, hingga 1,5 GB per hari seharga Rp 100.000, per bulannya.
Namun, berapapun batas pemakaian yang pelanggan pilih, mereka tidak perlu khawatir karena batas ini akan refresh setiap harinya, jadi para pelanggan tidak perlu khawatir internet tidak bisa dipakai di tengah bulan.
Smartfren juga tidak membagi-bagi penggunaan paket unlimitednya untuk aplikasi tertentu. Artinya, semua kuota yang diberikan bisa digunakan baik untuk mengakses aplikasi Youtube, Grab, Gojek, Spotify, Joox, WhatsApp, Facebook, atau Instagram sekalipun, termasuk mengecek email, browsing web, dan streaming.
Indosat
Saat mencoba layanan Indosat, paket dengan nama Unlimited 3 GB itu dibanderol dengan harga Rp 62.000 jika dibeli di toko retail terdekat dengan rumah.
Namun, untuk pembelian melalui e-commerce atau online shop ternama, harganya lebih murah Rp 1000 sampai Rp 2000, belum termasuk ongkir (ongkos kirim).
Data internet yang bisa digunakan utamanya adalah 3 GB, mereka memang menambahkan bonus data sebanyak 15 GB namun hanya bisa digunakan untuk mengakses aplikasi tertentu, beberapa di antaranya WhatsApp, Facebook, Twitter, FB Messenger. Ada juga aplikasi streaming seperti Youtube, Spotify dan Joox.
Sayangnya, semua itu memiliki batas pemakaian wajar sebulan hanya 15 GB. Makin disayangkan, jika pelanggan melebihi batas pemakaian wajar kecepatan yang diperoleh pengguna akan turun ke 128 Kbps.
Sebagai gambaran, pelanggan akan menghabiskan kuota sebesar 1,2 GB – 1,4 GB untuk menonton satu video berkualitas high definition selama 1 jam, berarti pelanggan hanya bisa menonton video di youtube sebanyak 10 jam selama sebulan.
Jika melewati batas tersebut, maka kuota utama pelanggan sebesar 3 GB akan terpakai. Ringkasnya, paket internet ini tidak benar-benar unlimited.
Berbicara kecepatan, Indosat juga menerapkan syarat untuk bisa menikmati Youtube dengan paket Unlimited Indosat 3 GB itu. Indosat menekan kecepatan akses internet untuk aplikasi ‘gratis’ itu hanya sampai 128 Kbps.
Bayangkan, jika pelanggan menonton video dengan kemampuan putar hanya 128 kilobyte per detik. Padahal kecepatan yang paling asik untuk menonton video di YouTube adalah 1 megabyte per detik atau hampir 10x lipat dari 128 Kbps.
Meski pelanggan mungkin tetap tertarik dengan paket yang ditawarkan Indosat, mereka tidak serta merta bisa menikmati paket unlimited yang ditawarkan.
Pasalnya, paket unlimited Indosat ternyata hanya bisa dinikmati oleh pelanggan Indosat yang tercatat aktif maksimal pada 31 Oktober 2019, jadi kalau kamu adalah pelanggan baru, ya siap siap gigit jari.
Tri
Lalu bagaimana dengan operator Tri? Operator ini punya Unlimited 6 GB dengan harga Rp 50.000 namun hanya dapat digunakan mulai Pk. 01.00 – 17.00. Sebagai gambaran, bagaimana pelanggan bisa menikmati paket ini seandainya mereka sedang bekerja, kuliah, atau sekolah.
Walaupun Tri tak memiliki gimik akses gratis ke aplikasi-aplikasi tertentu, dengan kata lain kuota utamanya benar-benar 6 GB per bulan, pengguna tetap saja tidak bisa mengakses aplikasi sembarangan.
Alasannya, penggunaan kuota utama itu dibatasi setiap harinya, hanya sampai 1 GB per hari. Jadi kalau kamu sudah mengakses sampai 1 GB di hari itu maka kecepatan akses internetnya akan dikurangi atau sedikit melambat.
Ini jelas akan berpengaruh saat pelanggan menonton Youtube atau melakukan video call di WhatsApp, maupun Live Instagram.
Jadi kalau kuota utama benar-benar sudah habis sebelum waktunya, pelanggan harus rela merogoh kocek Rp 50.000 lagi untuk membeli kuota yang sama.
Satu hal lagi yang menjadi catatan, kalau pelanggan membeli dan mengativasi nomor Tri di Jakarta, paket unlimited yang dimiliki hanya bisa dipakai di Jakarta.
Artinya, jika pelanggan lagi pergi di luar Jakarta maka mereka dipastikan tidak akan bisa menikmati paket unlimited tersebut.
Jadi kira-kira mana yang paling jujur dan benar-benar memberikan paket umlimited yang sebenarnya?
Berita Terkait
-
Smartfren Hadirkan CloudTalk Sasar UMKM
-
Kasus Pembobolan Ilham Bintang, Ini Pernyataan Indosat
-
Ada Sanksi bagi Indosat dalam Kasus Perampasan Kartu SIM Ilham Bintang?
-
Pembobolan Rekening Ilham Bintang, Kominfo: Saatnya Evaluasi Teknologi OTP
-
Kominfo: Indosat Diduga Lalai dalam Kasus Pembobolan Rekening Ilham Bintang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP