Suara.com - Perkembangan dunia digital membuka kesempatan untuk munculnya profesi baru dalam beberapa tahun terakhir. Banyaknya jenis profesi baru tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah Wajib Pajak non karyawan.
Melihat kondisi itu, aplikasi HiPajak hadir sebagai solusi untuk menfasilitasi beragam kebutuhan terkait pajak penghasilan. HiPajak turut mendukung ekonomi digital Indonesia dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan yang mengutamakan kemudahan pengguna digital, terutama Wajib Pajak Orang Pribadi non karyawan, Usaha Mikro, dan UMKM.
"Di era industri 4.0 ini karakter bisnis berubah menjadi sangat dinamis dan berorientasi pada pemecahan masalah dengan cara yang lebih sederhana. HiPajak memberikan solusi tepat, khususnya buat kaum milenial yang antusias berkarya di dunia digital dan sangat mengutamakan kepraktisan. Jadi kalau bisa hemat biaya buat apa bayar mahal. Semua masalah terkait pajak penghasilan dapat diatasi hanya dalam satu aplikasi. Pajak beres bebas stres," ucap Tracy Tardia, selaku CEO HiPajak melalui keterangan resminya.
HiPajak mengatasi kendala-kendala seputar perpajakan. Mulai dari istilah-istilah pajak yang membingungkan, rumitnya isi formulir, dan perhitungan pajak.
Berbeda dengan karyawan yang pajak penghasilannya telah diurus oleh perusahaan terkait, profesi-profesi non konvensional memiliki tantangan lebih karena harus melakukannya secara mandiri sesuai dengan prosedur yang berlaku. Karenanya, HiPajak akan membantu seluruh proses pengurusan dari awal hingga tuntas.
Aplikasi HiPajak memiliki lima fitur utama dimuali dari fitur Rekomendasi Pajak, Catat dan Kalkulasi Pajak, serta Konsultasi Pajak. Untuk fitur Bayar Pajak dan Lapor Pajak sedang dalam pengembangan.
Pengguna dapat memilih dua paket yang ditawarkan, Free dan Premium. Sesuai namanya, paket Premium menawarkan layanan berbayar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan memiliki harga terjangkau.
Seluruh fitur yang difasilitasi oleh HiPajak dapat dioperasikan hanya melalui proses chatting untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Bahkan bagi orang yang awam tentang pajak sekalipun dapat dengan mudah memakai aplikasi HiPajak.
Baca Juga: Ponsel Jeff Bezos Dibajak, FBI Turun Tangan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar