Suara.com - Aksi hero seorang ayah menyelamatkan anaknya dari terjangan kereta api membuat salut warganet. Aksinya itu terekam salah seorang penumpang kereta dan menjadi viral di Twitter.
Video singkat itu memperlihatkan seorang ayah mendekap anaknya di atas rel kereta yang melintas. Diposting akun bernama Jenan Moussa (@jenanmoussa) itu telah mendapatkan lebih dari 6 ribu Retweet dan 20 ribu Like.
Banyak warganet menyebut lelaki itu dengan julukan Super Father. Video tersebut direkam pada salah satu stasiun kereta yang ada di Mesir.
Ahmad Akef, seorang saksi mata di tempat kejadian menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat, terutama saat sang ayah memutuskan melindungi dan mendekap gadis kecilnya.
"Sang ayah memeluk putrinya di bawah kereta saat kereta itu melaju sangat cepat. Itu adalah pemandangan mengerikan yang membuat semua orang di stasiun hanya tertegun," kata Ahmad Akef kepada surat kabar lokal Mesir, Al Watan.
Dilansir dari Gulf News, saksi mata lainnya bernama Ala Ebrahim mengungkapkan bahwa ayah itu langsung melompat ke bawah rel begitu melihatnya gadisnya jatuh.
Kereta barang yang membunyikan sirenenya membuat sang gadis kaget dan jatuh ke bawah.
"Pada saat itu, ayahnya langsung mengorbankan diri untuk menyelamatkan sang anak. Dia melompat dan mengabaikan teriakan orang-orang agar dia kembali ke atas karena kereta semakin dekat. Kami terus berdoa kepada Tuhan untuk hidup mereka. Saat itu kami sangat ketakutan," kata Ebrahim.
Kedua orang yang berada di bawah kereta itu belum diketahui identitasnya.
Baca Juga: BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Petir di Empat Wilayah Jakarta Ini
Namun saksi menjelaskan bahwa sang ayah merupakan lelaki berusia 50-an sementara putrinya berusia 13 hingga 14 tahun. Keduanya berhasil keluar dengan selamat meski kereta melintas tepat di sampingnya.
Ashraf Abdul Hamid, petugas stasiun yang ikut berada pada tempat tersebut berpendapat lain.
Hamid menjelaskan sang ayah cukup lalai dalam menjaga putrinya. Ia mengungkapkan bahwa sang ayah dan anaknya tidak menyeberang di tempat semestinya dan justru menyeberang dari rel.
"Kamu memanggilnya pahlawan, padahal dia sebenarnya ayah yang lalai," kata Abdul Hamid menambahkan.
Meskipun begitu, banyak warganet memuji aksi sang ayah yang menyelamatkan anak itu.
Berita Terkait
-
Warnanya Mirip Beras Merah, Warganet Tidak Sengaja Malah Masak Ini
-
Begini Respon Kocak Warganet Soal Video Indonesia Mercusuar Dunia
-
Jiwa Missqueen Bergetar, Nominal Pajak di Bon Pembayaran Ini Jadi Sorotan
-
Berpisah dari Keluarga, Foto Perawat Dikirim ke Wuhan Ini Bikin Haru
-
Duh! Aksi Lelaki Ini Mandikan Anaknya Bikin Tepok Jidat
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok