2. AirMessage
Untuk menggunakan program ini, pengguna membutuhkan Mac dengan Yosemite atau lebih tinggi dan perangkat Android yang menjalankan Marshmallow atau lebih tinggi.
Pertama, instal server yang akan menjembatani iMessage dan aplikasi AirMessage lewat akses https://airmessage.org/files/server/latest/ Unduh ke Mac dan simpan di folder Aplikasi.
Kedua, luncurkan AirMessage dan klik Open Preferences dari pesan selamat datang. Klik Edit Passwords dan masukkan kata sandi baru.
Ketiga, aktifkan akses otomasi AirMessage dengan masuk ke System Preferences > Security & Privacy. Klik Privacy > Accessibility. Selanjutnya, jika pengguna menggunakan macOS Mojave 10.14 atau lebih tinggi, izinkan AirMessage membaca data pesan dengan menambahkan AirMessage. Untuk melakukannya, buka System Preferences > Security & Privacy > Privacy > Full Disk Access lalu tambahkan AirMessage.
Keempat, nonatifkan sleep settings pada Mac untuk memungkinkan AirMessage berfungsi sepanjang waktu sehingga dapat menerima dan mengirim pesan. Untuk melakukan ini, buka System Preferences > Energy Saver dan ubah pengaturan.
Langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi koneksi untuk memastikaan penggunaan aplikasi AirMessage. Sama seperti weMessage, pengguna juga dapat menggunakan penerusan port dengan AirMessage sehingga Anda dapat terhubung dari lokasi mana pun. Temukan alamat IP dengan masuk ke System Preferences > Network dan pilih jaringan.
Konfigurasikan penerusan port pada router dengan menghubungkan ke alamat gateway default. Pengguna dapat menemukannya dengan masuk ke System Preferences > Network (Wi-Fi selected) > Advanced > TCP/IP lalu klik Router.
Buka Pengaturan Penerusan Port (Port Forward Settings) dan buat entri penerusan port baru dengan alamat IP Mac pengguna . Ketik TCP lalu simpan perubahan.
Baca Juga: Rekam Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Lelaki Ini Ditangkap Polisi
Sebagai catatan, ketika alamat IP berubah, AirMessage tidak akan dapat terhubung ke server tetapi pengguna dapat memperbaikinya dengan menggunakan penyedia DNS dinamis seperti No-IP.
Terakhir, siapkan AirMessage untuk terhubung ke server pengguna dengan membuka aplikasi dan memasukkan alamat server pengguna (nama host DNS dinamis) dan kata sandi yang pengguna gunakan sebelumnya pada langkah awal. Setelah tersambung, sinkronkan pesan untuk transisi antara komputer dan perangkat Android.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya