Suara.com - Mars Society, sebuah organisasi advokasi luar angkasa yang didedikasikan untuk eksplorasi dan pemukiman manusia di Mars, mengumumkan kontes internasional untuk merancang desain kota di Mars. Kota tersebut nantinya akan menampung dengan kapasitas 1 juta orang.
Sebelum mendaftar, peserta harus membaca panduan yang diunggah Mars Society dalam web situs resminya.
Peserta harus memikirkan bagaimana kota tersebut dapat menghasilkan semua bahan makanan, pakaian, tempat tinggal, produk konsumen umum, kendaraan, dan mesin untuk populasi 1 juta jiwa. Dengan kata lain, semua bahan penting seperti makanan, kain, baja, kaca, dan plastik, perlu diproduksi di Mars.
Dengan jumlah 1 juta penduduk, lebih banyak tenaga kerja yang akan diperlukan untuk memproduksi bahan-bahan ini dalam skala yang cukup besar. Karenanya, peserta didorong untuk memikirkan penggunaan robot dan kecerdasaan buatan.
"Kota harus swasembada semaksimal mungkin," tulis situs web Mars Society, seperti dikutip dari IFL Science.
Tak hanya itu, peserta juga harus memikirkan rancangan ekonomi kota. Mengingat impor dan ekspor ke Bumi pasti dilakukan.
Di masa depan, diperkirakan dengan menggunakan SpaceX Starship atau pesawat ruang angkasa serupa. Biaya pengiriman barang dari Bumi ke Mars adalah 500 dolar AS per kg atau sekitar Rp 6,8 juta dan biaya pengiriman barang dari Mars ke Bumi adalah 200 dolar AS per kg atau sekitar Rp 2,7 juta.
Penilaian desain kota Mars ini akan mencakup 30 poin untuk desain teknis, 30 poin untuk rancangan ekonimi, 20 poin untuk sosial, budaya, dan poitik, dan 20 poin untuk estetika desain.
Kontes ini terbuka untuk semua orang di seluruh dunia. Peserta dapat bekerja sendiri atau membentuk tim. Setiap kontestan harus menyerahkan laporan yang tidak lebih dari 20 halaman untuk mempresentasikan rencana tersebut dan dikirim paling lambat 30 Juni 2020.
Baca Juga: Cara Melihat Siapa Kontak Paling Sering Bertukar Pesan di WhatsApp Anda
Juri akan memilih 10 laporan dan peserta akan diundang untuk mempresentasikan idenya secara langsung, di depan panel hakim yang dipilih Mars Society pada Konvensi Mars Society Internasional Tahunan ke-23 di Los Angeles pada Oktober 2020 mendatang.
Peserta yang terpilih menjadi pemenang akan mendapatkan uang mulai dari 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 136 juta untuk pemenang pertama hingga 500 dolar AS atau sekitar Rp 6,8 juta untuk lima peserta terpilih lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?
-
4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah