Suara.com - NASA bermimpi membangun rumah yang nantinya bisa ditinggali oleh koloni manusia di Planet Mars. Akan tetapi, membawa material untuk membangun rumah menggunakan pesawat antariksa menuju Mars, tentu saja bukan perkara yang mudah dilakukan.
Oleh karena itu, badan antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini tertarik untuk mengembangkan ide dan material alternatif yang memungkinkan dijadikan sebagai material utama pembuat rumah, termasuk memanfaatkan jamur.
Sebagaimana dikutip dari Cnet, Jumat (17/1/2020), program NASA Innovative Advanced Concepts (NIAC) telah memberikan hibah untuk penelitian yang mengkaji pemanfaatan arsitektur jamur yang bisa dikembangkan membangun rumah di Bulan dan Mars.
Penelitian ini akan fokus pada mycelia, bagian jamur yang bentuknya mirip seperti benang yang bisa tumbuh menyebar dan bercabang. Dengan kondisi yang tepat, cabang dan persebaran mycelia bisa membentuk struktur yang padat.
Untuk konsepnya sendiri, NASA memvisualisasikan bentuk rumah dari jamur ini tersusun dari tiga lapisan material.
Lapisan terluar akan dibuat dari air es yang dibekukan untuk melindungi rumah dari radiasi. Air dari lapisan ini akan menetes ke lapisan kedua yang diisi oleh cyanobacteria agar bisa dimanfaatkan dalam proses fotosintesis.
Sementara lapisan terakhir akan terbuat dari mycelia yang akan berkembang secara organik untuk membentuk material rumah yang kokoh. NASA mengklaim, struktur mycelia ini akan dibiarkan tumbuh di lingkungan yang tertutup yang selanjutnya akan dipanggang untuk memastikan semua kehidupan yang ada di dalamnya hilang.
Pemanggangan ini penting untuk membuat struktur yang lebih kokoh, sekaligus memastikan tidak akan ada kehidupan asing yang mengontaminasi Mars atau bakteri yang sudah hidup di sana.
Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian yang memanfaatkan mycelia untuk menciptakan obyek atau benda memang sudah dilakukab oleh NASA.
Baca Juga: 5 iPhone Jadul Ini Masih Mantul Dipakai
Sebagai contoh, tim peneliti dari Universitas Brown dan Stanford berhasil membuat kursi dari mycelia sebagai bagian dari proyek arsitektur-myco di NASA Ames Research Center pada 2018 lalu.
Meski penelitian ini masih dalam tahap awal, namun NASA sudah berharap teknologi habitat dari jamur ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan di luar Bumi.
"Ketika kita merancang kehidupan luar angkasa, kita bebas untuk bereksperimen dengan ide dan material baru dengan kebebasan lebih daripada untuk di Bumi," papar Principal Investigator Myco-Architecture NIAC, Lynn Rothschild.
"Dan setelah prototipe ini dirancang untuk dunia lain, kita bisa membawanya kembali ke dunia kita," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun
-
Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta
-
Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman
-
Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri
-
Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion