Suara.com - Tim astronom internasional mengamati beberapa sinyal radio misterius dari sebuah bintang katai merah bernama GJ1151 yang terletak 26 tahun cahaya di konstelasi Ursus Major.
Rupanya, gelombang radio tersebut dihasilkan oleh interaksi sebuah planet eksoplanet yang mengorbit bintang, menyebabkan GJ1151 memiliki aurora. Meskipun telah diprediksi selama lebih dari tiga puluh tahun, ini adalah pertama kalinya para astronom benar-benar dapat melihat sinyal ini.
Pengamatan yang dilakukan para astronom ini merupakan langkah baru dalam studi rinci tentang sifat-sifat eksoplanet.
Katai merah adalah jenis bintang yang paling umum di Bimasakti. Bintang ini jauh lebih dingin dan lebih kecil dari Matahari tetapi memiliki medan magnet yang lebih kuat.
Banyak katai merah yang diketahui diorbit oleh planet seukuran Bumi, dan ketika planet-planet ini mengorbit, itu dapat menciptakan interaksi magnetik yang aneh.
"Pergerakan planet melalui medan magnet yang kuat dari katai merah bertindak seperti mesin listrik, sama seperti cara kerja dinamo sepeda. Ini menghasilkan arus besar yang menggerakkan aurora dan emisi radio pada bintang," ucap Dr Harish Vedentham dari Institut Astronomi Radio Belanda (ASTRON), seperti dikutip dari IFL Science.
Interaksi serupa juga pernah terjadi antara Jupiter, yang memiliki medan magnet yang sangat kuat, dengan bulan vulkaniknya Io.
Pengamatan tersebut dapat dilakukan berkat teleskop radio Low-Frequency Array (LOFAR). Tim astronomi sekarang mencari lebih banyak katai merah untuk melihat seberapa umum fenomena ini dapat terjadi.
LOFAR diharapkan dapat menemukan setidaknya 100 sistem ini di lingkungan Matahari. Pengamatan tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy.
Baca Juga: Terungkap! Daftar Ponsel Ini Bisa Menjalankan Google Stadia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?