Suara.com - Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?
Dalam satu dekade terakhir, fungsi ponsel bukan hanya sekadar alat untuk berkomunikasi via suara maupun teks semata. Seiring dengan cepatnya arus perkembangan teknologi, vendor ponsel berlomba-lomba untuk memikat konsumennya dengan aneka fitur hiburan, termasuk kamera.
Cara perusahaan ponsel untuk mengembangkan kemampuan kameranya pun beragam, mulai dari memperbanyak jumlah sensor, meningkatkan kekuatan resolusi kamera, hingga membekali 'mata' ponsel dengan segudang teknologi paling mutakhir, seperti kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
Di sisi lain, 'perjuangan' perusahaan ponsel untuk mengembangkan teknologi kamera menuai hasil. Saat ini, harus diakui bahwa kemampuan kamera menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen sebelum memilih ponsel yang mereka inginkan.
Bagi konsumen yang berkantong tebal, nominal belasan atau puluhan juta tidak menjadi masalah asalkan mereka mendapatkan ponsel dengan kemampuan kamera yang ciamik.
Di pasar ponsel Indonesia sendiri, jumlah vendor yang menawarkan kemampuan kamera ponselnya ibarat jamur di musim penghujan: banyak tak terhingga. Namun teraktual, ada Samsung yang memperkenalkan produk flagshipnya, yaitu Galaxy S20 Ultra.
Sekadar informasi, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengklaim ponsel premium tersebut sebagai ponsel dengan fitur kamera tercanggih yang pernah mereka buat. Pasalnya, kamera Samsung Galaxy S20 Ultra dilengkapi dengan sensor 108 MP kamera dan teknologi AI yang disebut-sebut sanggup memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna dalam menangkap momen berharga, termasuk dengan space zoom yang membuat smartphone ini mampu menangkap gambar dengan hasil yang baik meski pemotretan diambil dari jarak jauh.
Saat peluncuran Samsung Galaxy S20 Ultra, mereka mengungkapkan bahwa fitur kamera pada produk terbarunya dilengkapi dengan kapabilitas Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan hasil gambar terbaik.
Namun jika dicermati lebih jauh lagi, penggunaan teknologi AI yang digunakan Samsung sudah pernah diterapkan oleh perusahaan pesaing Samsung, yakni Huawei pada produk lansiran mereka di tahun 2019 lalu lewat model Huawei P30 Pro.
Baca Juga: Samsung Indonesia Tanggapi Video Penyiksaan Layar Galaxy Z Flip
Contohnya saja, bisa dilihat dari trio kamera utama pada Galaxy S20 dan S20+, sistem yang diterapkan sangatlah mirip dengan produk P30 dari Huawei yang diluncurkan Maret tahun lalu.
Faktanya, Samsung mengklaim kamera beresolusi tinggi dengan 64 MP pada Galaxy S20 dan S20+ bisa jadi menyesatkan karena lensa 64 MP bukan terletak pada kamera utama, melainkan lensa telephoto yang menampilkan 3x optical zoom.
Di sisi lain, Huawei P30 Pro juga dilengkapi dengan tiga kamera dengan spesifikasi kamera utama 40 MP (27mm, f/1.6), kamera ultrawide angle 20 MP (16mm ultrawide sensor, f/2.2) dan kamera telephoto 8MP dengan SuperZoom Lens (5x Optical Periscope prism f/3.4).
Kemampuan Samsung menghadirkan Galaxy S20 Ultra juga perlu mendapatkan sorotan yang baik karena kecanggihan produk melalui 10x optical zoom-nya, namun teknologi AI yang digunakan sebenarnya sudah pernah dikenalkan Huawei melalui P30 Pro pada tahun lalu. Jadi pada dasarnya, teknologi pembesaran obyek atau zoom sudah bukan baru lagi.
Saat ini, teknologi zoom pada kamera dianggap sangat penting. Semakin tinggi tingkat zoom pada kamera, semakin menyulitkan pengguna dalam mendapatkan posisi yang stabil dan menangkap gambar yang baik.
Oleh karena itu, Samsung Galaxy S20 Ultra dibekali teknologi Super Steady dengan bantuan AI untuk menganalisa dan menangkap gambar yang lebih stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh
-
5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium